11.5.17

Yuk Lihat Pasar Tradisional di Kanazawa Jepang

Tiba tiba saya kangen pasar tradisonal di Padang. Seperti Pasar Raya, Pasar Steba, Pasar Alai, Pasar Parak lawah dan pasar Bandar Buat. Walau kadang becek, pasar tradisional di Indonesia sangat kental interaksi sosialnya. Kita bebas tawar menawar barang, kadang bertemu dengan tetangga atau teman lama di pasar, bisa say hallo dan saling bertanya kabar. Semua potret itu menjadi ciri khas Indonesia secara keseluruhan.

Di Kanazawa, Jepang, yang saya tahu hanya ada satu pasar tradisional. Namanya pasar Omico. Selain itu umumnya pasar modern berbentuk supermarket. Jumlahnya cukup banyak dengan lokasi yang cukup berdekatan. Ada yang buka 24 jam, namanya AEON. Layaknya pasar modern, AEON memberikan kenyamanan kepada pengunjungnya. Barang barang yang dijual di sini berkualitas baik dengan harga yang cukup tinggi dibanding supermarket lain. Jika berbelanja di supermarket, pembeli tidak dikasih kantong kresek gratis. tetapi harus bayar, yang kecil 3 Yen dan yang agak besar 5 Yen. Saya membawa tas dari rumah jika berbelanja di sini.



Pasar Omico berada tidak jauh dari pusat perbelanjaan dan pusat kota Korinbo. Segala kebutuhan di jual di sini. Ada ikan, sayur, pakaian dan kebutuhan pokok lainya. Walau disebut pasar tradisonal, tetap saja menurut saya semi modern. Karena ada beberapa toko yang kasirnya menggunakan komputer dan harga pas. Tetapi di sebagian toko yang lain seperti toko sayur atau pedagang ikan ada yang bisa ditawar walau tidak terlalu banyak turun harganya. Di Jepang tidak biasa tawar menawar.

Pasar Omico sangat bersih dengan gang yang sangat lebar. Rata rata dagangan tertata dengan rapi dan bersih. Bahkan jika kita lewat di toko penjual ikan tidak terasa amis sedikitpun. Pasar ini sering dikunjungi wisatawan lokal.

Di pasar ini saya menemukan produk dari Indonesia yaitu saus cabe merk ABC. Harganya sedikit lebih mahal sari saus cabe ABC yang di jual di Mesjid. Oh iya mesjid di Kanazawa menjual produk halal. Ada ayam, daging, tempe dll. Tujuanya selain untuk memenuhi kebutuhan  akan makanan halal, juga untuk sumber pemasukan bagi pemeliharaan mesjid.



Biasanya orang Indonesia ke pasar tradisonal Omico untuk mencari ikan, karena harganya cukup miring di sini. Tetapi kadang juga cukup mahal, jadi tergantung keberuntungan. Saya pernah mendapat ikan kembung 30 ekor hanya 250 Yen. Wah murah sekali.

Sayangnya tidak semua toko terisi di pasar ini. Ada beberapa toko yang tampaknya tutup. Entah ada penjualnya atau tidak. Tidak seperti di Indoensia yang pasarnya ramai penuh sesak dengna penjual dan pembeli, pasar ini tidak terlalu sesak oleh penjual. Karena gang yang ada di pasar ini cukup lebar jadi tidak tarasa penuh sesak.

Sangat nyaman sekali belanja di pasar ini. Walau bukan pasar modern tapi pasar tradisonal ini tetap bersih dan aman dari copet.


8.5.17

Yuk Lihat Serunya Outbound Anak Indonesia di Kanazawa Jepang


Kanazawa adalah sebuah kota yang cukup banyak orang Indonesianya. Umumnya orang Indonsia di sini adalah Mahasiswa dan keluarganya yang kuliah SI, S2 dan S3 di Kanazawa University dan JAIST. Ada Sekitar 70-90 kepala keluarga di sini. Jika di total mungkin ada sekitar 250 orang Indonesia di Kanazawa.

Mahasiswa yang di studi di sini umumnya adalah keluarga muda dengan anak yang masih kecil kecil. Anak anak ini adalah generasi penerus bangsa. Dengan idealisme turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa dalam balutan iman dan taqwa, para istri yang menemani suaminya belajar di sini membentuk sebuah forum muslimah. Adapun kegiatan Muslimah ini antara lain adalah, sekolah muslimah yang dilaksanakan sekali sebulan di Mesjid Kanazawa, taman pendidikan Al quran yang dilaksankaan setiap pekan, dan belajar Alquran yang dilaksanakan dua pekan sekali.

Untuk mengisi golden week sekaligus libur yang cukup panjang, tanggal 7 Mei 2017 kemaren diadakan outbound di taman Udong di pinggir sungai Asanogawa. Hampir seluruh anak Indonesia mengikuti kegiatan ini. Ada anak Jepang dan Mesir yang ikutan. Jumlahnya sekitar 50 Anak.




Kegiatan outbound dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok besar, dan kelompok kecil. Kelompok besar adalah anak anak yang sudah sekolah. Sedangkan kelompok kecil anak anak yang masih Houkuen atau TK. Kedua kelompok ini dibagi lagi antara perempuan dan laki laki.



Cuaca yang terang dan bersahabat menambah kemeriahan kegiatan outbound ini. Ditambah lagi lokasi yang nyaman yaitu di sebuah taman yang indah dilengkapi pemainan ayunan dan perosotan menambah keceriaan dan semangat anak anak.

Seain permainan dan perlombaan yang mengandalkan fisik, tidak lupa perlombaan juga berkaitan dengan hafalan surat pendek dan doa doa. Termasuk adab dan petanyaan seputar rukun iman dan rukun Islam. Sebagian besar pertanyaan bis dijawab anak anak.


Sungguh luar biasa anak anak Indoensia. Walau jauh dari tanah air dalam lingkungan yang Islami, mereka di sini tetap bisa belajar Alquran, belajar adab, belajar iman dan Islam. 


Namanya acara anak anak, ada anak yang menangis, ada yang punya teman baru. Ada yang berlarian kesana kemari. Mereka sangat bahagia.

Walau outbound ini sifatnya ada perombaan, tetapi semua anak anak adalah pemenang dan mendapat hadiah. Dana pemberian hadiah dari infak mingguan yang dikumpulkan anak anak secara sukarela, Sayangnya karena hadiah yang berbeda beda dan tidak dibungkus anak anak ada yang menginginkan hadiah yang didapat temanya. Ini catatan bagi panitia untuk acara yang akan datang agat hadiah diseragamkan saja atau dibungkus.

Tak terasa jam waktu sudah menunjukkan pukul 4.30 sore. Acara outboundpun ditutup dengan pembacaan doa penutup majelis. 

Tidak ada yang bisa kami ucapkan kepada guru guru yang telah mendidik anak anak kami di sini dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Kepada Ustazah Berlian, Ustazah Nova, Ustazah Biah, Ustazah Fatimah, Ustazah Yanti, Ustadz Aad, Ustadz Ardhian, Ustadz Agus, Ustazah Agrina dan Ustadz serta Ustazah lainya yang tidak dapat diebutkan satu persatu. Terima kasih juga kepada panitia yang telah mengangkat acara ini, Ibu Fifi,Iibu Henny, Ibu Hafni, Ibu, Ike dan ibu ibu lainya yang yang tidak dapat disebutkan satu persatu namanya. Ditengah kesibukan masing masing telah melaksankan TPA dan memeriahkan acara outbound kali ini. Semoga Allah melimpahkan keberkahan untuk semuanya.