23.8.17

16 Tips Agar Pasangan Tidak Selingkuh





yesielsandra.com. Tidaklah Allah menghalalkan sesuatu kecuali untuk kebaikan umat manusia, tidak juga Allah haramkan sesuatu kecuali untuk kebaikan umat manusia. Tidak ada yang salah dan haram dalam poligami, yang salah adalah orang yang menyalahartikan dan menyalahgunakannya, yang haram adalah perselingkuhan yang mendahuluinya.


Umat Islam sangat percaya, Rasulullah adalah uswah dan khudwah terbaik, manusia terbaik dan sempurna sepanjang masa. Apa yang beliau lakukan dibawah tarbiyah Allah SWT melalui malaikat Jibril. Rasulullah hanya memiliki satu istri sampai Khadijah wafat. Dan hanya dari Khadijah Rasulullah memiliki keturunan. Maka tak heran Khadijah begitu istimewa di hati Nabi.


Benar Rasulullah berpoligami, tapi tidak sembunyi sembunyi. Istri dan sahabatnya tahu Rasulullah berpoligami, bahkan kisah poligaminya tercatat dalam tinta emas sejarah, ada dalam siroh. Rasulullah tidak berselingkuh, tidak ada afair sebelum menikahi perempuan, tidak ada surat suratan, atau chating chatingan. Tidak ada sejarah mencatat poligaminya Rasulullah karena terlibat virus merah jambu, atau cinlok, cinta lokasi. Sejarah mencatat Rasululah berpoligami karena dakwah Islam kala itu. Sejarah juga mencatat hanya Aisyah yang dinikahi dalam keadaan perawan dan masih muda. Sisanya istri Rasulullah adalah janda. Tetapi mereka adalah perempuan perempuan hebat yang memberi pengaruh besar dalam dakwah Rasulullah.


Para muslimah bukan ingin menentang hukum Allah, tapi harus ada adab dalam pernikahan itu. Jika mau makan saja ada adabnya, apalagi dalam berumah tangga yang melibatkan keluarga dan masyarakat. Allah katakan jangan dekati zina, mendekati saja tidak boleh apa lagi melakukanya. Berduaan berbicara mesra dengan yang bukan mahrom itu mendekat zina. Ada nafsu yang bergelora dalam dua insan yang berlainan jenis itu mendekati zina. Maka Allah katakan, tundukan pandangan tahan kemaluan. 


Masih banyak sunnah Rasulullah yang ringan ringan yang belum kita kerjakan, padahal sunnah itu cepat menghantarkan kita ke syurga. Kenapa semangat dengan sunnah yang berat? Kenapa poligami berat? Sebab istri istri Rasulullah saja kadang "bertikai" Padahal itu istri Rasulullah loh, mereka perempuan perempuan yang tidak diragukan lagi kesholehahanya. Apalagi kita yang bukan nabi, kita yang kesholehannya masih perlu perjuangan. Istri kita yang kesholehahanya masih perlu perjuangan tentu berat menanggung beban jika tiba tiba mendapati suaminya sudah beristri lagi tanpa sepengetahuanya. Padahal belum kering air mata memperjuangkan hidup yang dulu pas pasan. Setelah ada kelapangan ekonomi tiba tiba mendua hati...


Jika orang sholeh dan publik figur saja tak mampu menahan syahwatnya dari godaan wanita, apalagi suami kita. Perselingkuhan tidak saja dilakukan oleh para suami, para istripun tidak sedikit yang berselingkuh. Ini ada tips yang dapat kita jadikan pegangan, mudah mudahan tidak ada penghianatan dan kita mampu menjaga keutuhan keluarga kita hingga maut memisahkan.


1. Libatkan Allah secara intensif saat menetukan jodoh.


Sebelum menikah libatkan Allah dalam memutuskan apakah kita menikah dengannya atau tidak. Lepaskan nafsu kita, lepaskan rasa suka kita padanya. Biarlah Allah yang memutuskan, jika dia benar benar jodoh kita, maka prosesnya akan halus, akan mudah dan akan indah.


2. Buat perjanjian


Sebelum menikah diskusikan secara seksama bagaimana tanggapan kedua belah pihak tentang poligami. Diskusikan kapan poligami bisa hadir dalam rumah tangga dan tentunya syarat syaratnya. Buat konsekwensi jika ada yang melanggar. 

3. Senantiasa berdoa kepada Allah SWT.


Hati manusia dalam gengaman Allah. Mari kita doakan terus menurus tiada henti agar keluarga kita sakinah mawadah warahmah. Berdoa agar keluarga, suami atau istri kita dijauhkan dari godaan syaitan, dijauhkan dari kejahatan jin dan manusia. 


4. Miliki Bargaining


Dalam marketing, produk yang memiliki bargaining dan competitive adventage yang akan mampu memenangkan persaingan. Begitupun dalam menjalankan rumah tangga. Agar pasangan kita bisa menghargai kita dan memperlakukan kita dengan baik, kita harus memiliki bargaining atau nilai tawar yang lebih tinggi. Artinya kita tidak boleh lemah dan tergantung bulat bulat pada pasangan kita. 


5. Service Excellence


Dunia marketing sangat meyakini service excellence memberi kontribusi pada profit perusahaan melalui konsumen yang loyal. Begitu juga kita pada pasangan. Pelayanan yang baik dalam segala hal akan mememberikan kesan yang baik bagi pasangan kita. Apalagi pelayanan dalam urusan seks. Rasulullah mengajarkan kita sebelum berhubungan agar membersihkan mulut dan badan, memakai wangi wangian. Istri diharapkan aktif dan interaktif. Singkatnya istri harus bisa dan pandai memberikan kepuasan maksimal kepada suami karena dari sononya hormon suami memang dilebihkan untuk urusan yang satu ini.


6. Komunikasi

Komunikasi verbal dan non verbal yang baik sangat membantu kelancaran berumah tangga. Banyak pasangan yang selingkuh atau bercerai karena komunikasi yang tersumbat, ngak nyambung atau bahkan putus sama sekali. Jika ada masalah dalam komunikasi secara verbal kita dapat berkomunikasi melalui tulisan untuk mencurahkan keinginan terhadap pasangan. Jika itu tak juga mampu menghangatkan rumah tangga, kita dapat meminta keluarga atau kerabat untuk menjadi media komuniaksi dan mencari jalan keluar dalam setiap permasalahan.


6. Tidak harus cantik, tapi menarik

Hampir seluruh teman yang konseling dan curhat pada saya bercerai karena suami selingkuh. Teman teman ini hampir semua cantik, putih, badannya bagus. Ternyata cantik bukan jaminan suami setia. Tidak harus cantik, tapi buat diri kita menarik. Menarik ini bukan hanya fisik atau penampilan. tapi menarik dalam semua hal. Menarik diajak ngobrol, menarik diajak diskusi. Apalagi dalam seks, ingat laki laki itu hormon seks nya dilebihkan dari perempuan. 


7. Terlibat aktif dalam kehidupan pasangan


Maksudnya kita aktif terlibat dalam kehidupannya selain di rumah. Misalnya di kantornya kita ikut kegiatan kegiatan yang diadakan kantor. Kita kenal dengan teman teman kantornya, teman organisasinya atau teman sekolahnya dulu. Sekali kali datang menjemputnya di kantor atau dia yang datang ke kantor kita. Ikut reuniannya, ikut acara keluarga besarnya atau ikut kegiatan lain yang diikuti pasangan kita.


8. Selalu memberikan dukungan dan motivasi


Pasangan kita akan melejit potensinya jika kita memberi dukungan penuh kepadanya. Saat ia terjatuh atau lemah jadilah orang pertama yang menguatkan. Beri ia motivasi bukan dipatahkan. Termasuk rela berkorban untuk kemajuanya. 


9. Menjadi pendengar yang baik


Jadilah pendengar yang baik. Semua orang akan senang jika didengar dan diperhatikan bicaranya. Jangan sampai ada istilah Jaka sembung naik ojeg, ngak nyambung jeg. Orang akan bersemangat bercerita jika didengar dan diperhatikan. Begitu juga dengan pasangan kita. Kalau kita enak diajak ngobrol, dia tidak akan mencari teman ngobrol di luar sana.


10. Menghormti keluarganya


Hormati keluarga pasangan kita, jangan rendahkan apalagi menghinanya. Kita menikah tidak hanya dengan dirinya, tetapi juga dengan keluarganya. Jangan ikut campur atau berkomentar miring urusan keluarganya, kecuali jika diminta.


11. Jangan beri kesempatan, cegah sebelum terjadi


Maksudnya jangan beri ruang atau kesempatan suami kita untuk tergoda dengan orang lain. Misalnya di rumah sebaiknya tidak ada orang lain kecuali keluarga inti. Jangan bolehkan orang lain yang bukan mahrom berduan dengan pasangan kita. Misalnya ikut boncengan dengna motor atau numpang di mobil suami kita. Kalau kebetulan sih mungkin bisa dipahami, tapi kalau sering atau tiap hari ini tidak boleh terjadi.


12. Jangan posesif 


Semua orang tidak suka dikekang, dibatasi pergaulanya. Begitu juga dengna pasangan kita. jangan terlalu curiga, memata matai setiap gerak geriknya. Itu akan menekan jiwanya. Beri pasangan kita kepercayaan. 


13. Perbaiki diri kita


Jika kita menginginkan pasangan yang baik, maka mulailah dari diri kita, perbaiki sikap kita, ibadah kita, akhlak kita.


14. Percaya diri


Kita harus pecaya diri.  Percaya diri memberi kekuatan kepada kita untuk menjalani rumah tangga dengan bahagia. Tidak ada manusia yang sempurna. 


15. Terbuka


Terbukalah dengan pasangan apa adanya. Termasuk dengan alat komunikasi. Jangan ada yang disembunyikan. Sekali kali periksa HP nya. Tidak boleh ada hijab antara suami istri bahakan oleh benang sehelaipun. 


16. Ridho dan menerima dengan ikhlas kekurangan dan kelebihan pasangan kita.


Terimalah pasangan kita apa adanya. Tidak ada manusia yang sempurna. Belum tentu perempuan atau laki laki lain akan lebih baik dari apsangan kita dan mampu meberikan kebahagiaan. Ridho kita padanya melapangkan rezeki dan memudahkan urusan rumah tangga kita.


Mungkin itu sebagian ikhtiar yang dapat kita lakukan. Selebihnya kita serahkan pada Allah. Kita berlindung pada Allah. Hati manusia dalam genggamanya. Semoga keluarga yang membaca atau yang meng share tulisan ini dijauhkan dari perselingkuhan. Semoga keluarga yang membaca dan meng share tulisan ini menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah dan keluarga dakwah yang diridhoi  Allah SWT. Amin...


ilustrasi: merdeka.com
Reaksi:

4 comments:

  1. Subhanallah, lagi jaman palakor ya Mba, makasih tipsnya semoga keluarga kita tetap bahagia dunia akhirat aamiin

    ReplyDelete
  2. amin, trimakasih telah mampir mbak...

    ReplyDelete
  3. hihihi ini topik yg rame banget belakangan ini.. thanks sharingnyaa

    ReplyDelete