Tuesday, August 8, 2017

Ibu Ibu Ini Melahirkan Orang Orang Hebat Yang Luar Biasa...


yesielsandra.com. Menjadi ibu adalah profesi mulia yang memerlukan multi talenta. Tanpa cuti dan gaji, ibu bekerja siang dan malam. Selain harus mengurus sumur dapur dan kasur, kadang ibu juga harus berperan sebagai pencari nafkah. Tanpa lelah seorang ibu menjalani kehidupan itu sambil terus mendidik anaknya agar menjadi orang yang sukses dan berguna.

Orang orang hebat biasanya terlahir dari ibu yang luar biasa. Telinga kita bisa mendengar dari acara Mata Najwa kisa tentang orang hebat di negeri ini, BJ Habibie. Menurut BJ Habibie, orang luar biasa dalam hidupnya adalah ibunya. Semenjak kematian suaminya, Ibu Habibie, RA Tutu Marni, bertekad akan membesarkan anaknya dengan tanganya sendiri. Dialah yang memberi motivasi kepada Habibie saat ia ragu merantau ke Jakarta. Ibunya bertanya, "Rudi sedih?, Mami lebih sedih lagi, Tapi Mami harus lakukan ini demi masa depanmu". Saat itu umur Habibie 14 tahun. Hari ini umur 14 tahun anak kita bisa apa? Kalau dia menangis mungkin kita lebih kencang lagi tangisnya.

Saat Habibie lemah dan tidak semangat, ibunya pula yang mendorong dan meyakinkanya bahwa ia bisa melewati setiap rintangan. Ia selalu meyakinkan kalau Habibie pasti bisa. Ketika ditanya apakah Habibie akan membuat pesawat  terbang, ibunya dengan optimis berkata pada semua orang, bukan hanya pesawat terbang, tetapi industri pesawat terbang. Optimisme itulah yang memberi kekuatan kepada Habibie untuk terus bergerak dan berkarya. 

Lain lagi cerita Thomas Alva Edison. Ketika sekolah mengeluarkanya karena dianggap disabality, orang tua mana yang tidak hancur hatinya. Tetapi beruntung Thomas memiliki ibu yang luar biasa. Nancy Matthews Edison (1810-1871), tidak banyak yang kenal nama ini. Ia adalah ibu Thomas Alva Edison, penemu bola lampu dunia yang sangat terkenal. Edison sempat dikeluarkan dari sekolah karena ia sangat bodoh dan sedikit tuli. Tapi Nancy tidak putus asa terhadap kekurangan anaknya Ia memiliki harapan kelak anaknya dapat berhasil dan sukses seperti orang normal lainnya. Harapan yang membuncah dan mampu diwujudkan dengan tekat yang kuat oleh Thomas Alva Edison.

Nancy mengajarkan sendiri anaknya baca tulis hitung. Setiap hari dia bimbing Thomas Edison kecil mempelajari apa yang disukainya. Nancy meyakini anaknya cerdas. Ia menjadi guru sekaligus teman dalam setiap penelitian dan eksperimen yang dilakukan Thomas Edison. Kini anak yang disangka disabilitity itu telah mewariskan maha karya besar yang menerangi malam kita dengan bola lampu.

Sejarah mencatat dengan tinta emas kehebatan Ibu Imam Syafi'i. Ibu Imam Syafi'i adalah perempuan yang cerdas dalam mendidik anak. Ia berhasil mengantarkan Imam Syafi'i menjadi ulama besar. Ibunyalah yang membantu menyiapkan pecahan tembikar, pelepah kurma, tulang, untuk dijadikan media belajar Imam Syafi'i dalam mencatat hadis. Sang ibu tidak mampu membelikan kertas karena kehidupanya yang miskin. namun begitu Sang ibu terus membimbing dan memberi motivasi tiada henti kepada Imam Syafi'i untuk giat menuntut ilmu. 

Karena penguasaan Al Quran dan Hadis nya yang sangat tajam, pada usia 15 tahun Mufti Makkah pada waktu itu memberinya wewenang mengeluarkan fatwa. Ibu yang luar biasa, di tengah keterbatasan mampu malahirkan anak yang hebat dan bermanfaat untu kalam semesta.

Dan orang orang hebat lainya adalah Umar bin Abdul Aziz, telah hafal Al Quran sejak kecil dan ditetapkan sebagai Gubernur Madinah pada usia 23 tahun. Harun Al Rasyid menjadi Khalifah pada usia 20 tahun. Al Fatih berhasil penaklukan Konstatinopel dalam usia 22 tahun. 

Mereka adalah orang orang hebat penuh manfaat yang lahir dari ibu yang luar biasa. Ibu yang dengan segenap jiwa dan raganya, sepenuh hati mendidik anak anaknya. Pertanyaannya apakah kita siap meneruskan estafet sebagai arsitek peradaban yang melahirkan orang orang hebat dan luar biasa? Semoga....

Baca juga :
Anak Anda Malas Belajar dan Bermasalah, Yuk Lakukan Assessement Ini.




Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment