Thursday, August 3, 2017

Yuk Lihat Aktifitas Anak Homeschooling Umur 2-6 Tahun

Belajar Melakukan Pengamatan, "Mengapa Airnya Bocor"


yesielsandra.com. Menjadi ibu adalah anugrah terindah. Mendidik anak adalah aktivitas menyenangkan sepanjang kita memiliki kreativitas, kesabaran, dan ilmu parenting yang terus up date. Memiliki anak balita sering membuat kita "terengah engah" oleh fitrah belajarnya yang sangat pesat dan luar biasa. Menurut seorang psikolog, tidak ada anak yang antusias belajarnya sangat tinggi kecuali anak dalam rentang 0-7 tahun.

Pada usia ini, tidak semua anak bisa beruntung dapat maksimal dalam pengasuhan orang tuanya. Ada anak yang orang tuanya bekerja sehingga terpaksa anak dititip pada orang tua, di TPA atau pada asisten. Tidak masalah, aktivitas ini dapat dilakukan menjelang berangkat kerja, pulang kerja atau sabtu minggu. Jangan bersedih ya bunda, walau tidak bisa bersama anak setiap saat tapi pendidikan berbasis rumah adalah kewajiban kita sebagai orang tua.

Baca juga : Kurikulum Homeschooling Untuk-Anak-Usia

bagi orang tua yang tidak bekerja dapat bersama anak 24 jam. Manfaatkan waktu ini untuk membersamia anak dalam aktivitas yang bermanfaat dan mengandung edukasi. Aktivtas yang dilakukan tidak harus mahal dan jauh dari rumah. Di rumah pun anak anak bisa kita ajak bermain yang mengnadung banyak nilai nilai pembelajaran.

Baiklah, mungkin teman teman penasaran, apa saja kegiatan yang dapat dilakukan anak homeschooling usia 2-6 tahun. Kegiatan ini dapat teman teman contoh di rumah, sesuaikan dengan umur anak. kegiatan ini dapat juga dilakukan oleh anak yang berusia lebih dari 6 tahun atau kurang dari 2 tahun.

1. Bermain di Sungai

Bermain bersama alam sangatlah mengasikkan. Salah satunya adalah bermain di sungai. Selain gratis, bermain di sungai dapat meransang imajinasi dan kreatifitas anak. Firah belajar anak akan terbangkitkan dengna permainan ini. Temani anak bermain di sungai, sebaiknya orang tua ikut masuk ke sungai. Jangan biarkan anak bermain sendirian apalagi kalau airnya deras.

Rabia bermain di sungai

2. Melakukan Percobaan Sederhana

Ini adalah permainan yang sangat digemari anak saya. Masih seputar air. Air diberi berbagai pewarna makanan. Kemudian dicampur campur. Percobaan dalam foto itu adalah mengamati air yang bocor. Kenapa bocor ya? Biarkan anak menerka nerka dan mencari tau kenapa airnya bocor. Permainan ini selain untuk pengenalan warna, juga melatih anak berimajinasi. Orang tua harus menadampingi anak melakukan permainan ini.
Melakukan percobaan sederhana

3. Memasak

Anak anak paling senang jika diajak memasak. Walau kadang keberadaan mereka di dapur merepotkan tapi aktivitas ini sangat bermanfaat bagi mereka. Biarkan anak ikut berpartisipasi mengaduk, memasukkan adonan ke cetakan dll. Kadang kita memasak jadi lambat dan membuat berantakan. Tapi tidak mengapa, karena aktivitas ini melatih anak mengetahui banyak hal seperti kesabaran dan tanggung jawab. Ajak anak merapikan dapur setelah memasak.


Memasak Cup Cake

4. Bermain Pasir

Jangan khawatir jika anak anak kita bermain pasir. Bermain pasir dapat meransang motorik halus. Bermain pasoir juga dapat melatih kelembutan, kesabaran dan imajinasi. Bermain pasir dapat dilakukan di pantai atau di taman yang ada pasirnya. Anak anak yang bermain pasir bersama temanya harus diawasi orang tua. Karena sebagia nanak ada yang melempat pasir ke temanya. Ini berbahaya jika tidak diawasi

Bermain pasir di taman
5. Mengunting dan Menempel

Aktivitas mengunting dan menempel sangat baik untuk anak. Aktivitas ini mengajarkan ketelitian dan kesabaran. Aktivitas ini juga meransang motorik halus anak. Orang tua dapat memilih tema permianan. Misalnya menguntin buah, hewan dan sebagainya. Temani anak saat melakukan aktivitas ini.
Mengunting dan Menempel
 6. Jalan Jalan Bersama Abi

Inilah aktivitas yang sangat menarik dan tidak terjadi setiap hari, yaitu jalan jalan bersama abi, ayah, papa atau papi. Biasanya anak anak seharian di rumah bersma ibu. Sekali kali jalan jalan bersama ayah memberi sensasi tersendiri bagi anak anak. Anak anak akan bertambah dekat dengan ayahnya. Kegiatan ini meransang imajinasi anak dan akan mudah terbuka dengan ayahnya.


Jalan Jalan ke kampus Abi

Masih banyak aktivitas yang dapat dilakukan orang tua bersama anak anak homeschooling. Orang tua dapat melakukan kreatifitas dan improvisasi sendiri kegiatan apa yang menarik dilakukan bersama buah hati tercinta yang saat ini homeschooling. Saya sendiri masih memiliki portofolio dan dokumentasi kegiatan anak kami, Rabia Hasna 4 tahun. Jika teman teman tertarik nanti saya tulis di blolg ini. Silahkan ikuti terus blog ini dan tulis di bilik komentar ya. Jika banyak yang mau nanti saya tuliskan.

Baca juga : Cara Jitu Membuat Anak Mudah Diatur












Reaksi:

6 comments:

  1. Jadi dapat inspirasi nih mbak habis baca ini. Tengkyu.. mau coba juga ah

    ReplyDelete
  2. Silahkan bunda, jika dibutuhkan nanti bisa saya bagikan kegiatan lain yang yang bisa kami lakukan.

    ReplyDelete
  3. Inspiratif Mbak...Btw, itu sungai bersih amat ya:) Oh ya saya selalu suka baca sharingnya, saya follow blognya ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Senang sekali menjadi teman mbak Dian. Iya di sini air nya bersih banget. Karakter orang Jepang yang perlu kita duplikasi, hidup sehat dan bersih.

      Delete
  4. Kalo di main di sungai/taman gak memungkinkan, ada alternatif lain gak bu??

    Di Indonesia, khususnya di kota tempat tinggal saya(pekanbaru) bisa dikatakan sangat tidak ramah anak. Sungai disini airnya kotor, dalam2 n kadang banyak lintahnya. Taman kota cuma satu, di tengah kota aja. Udah gitu puanasnya bukan main(sampe 38 dercel). Paling cuma bisa main sepeda, itupun antara jam 5-6(nunggu teduh dulu). Umur anak saya 4thn n 1 thn

    ReplyDelete