31.1.18

Menjadi Ibu Rumah Tangga Produktif.


yesielsandra.com| Menjadi Ibu Rumah Tangga sering dianggap sebagai profesi mentok. Misalnya gini, ada orang tua yang bilang ke anaknya, "Udah perempuan ngak usah sekolah tinggi tinggi, nanti paling jadi ibu rumah tangga!".

Memangnya ada apa dengan ibu rumah tangga? Memangnya ibu rumah tangga itu makhluk tidak berdaya? Memangnya ibu rumah tangga itu adalah aktifitas remeh temeh yang tidak memerlukan skill, pengetahuan dan wawasan? Memangnya ibu rumah tangga tidak bisa menghasilkan sesuatu? Memangnya ibu rumah tangga tidak bisa produktif? Tidak bisa berkarya? Tidak bisa menghasilkan uang?

Kalau ada yang bilang ibu rumah tangga adalah aktifitas biasa biasa saja, sepertinya yang ngomong kurang piknik. Ibu rumah tangga adalah aktivitas mulia yang jika dijalani secara profesional bisa menghasilkan banyak sekali value.

Ibu yang bekerjapun sejatinya adalah ibu rumah tangga. Seorang ibu atau istri tidak akan lepas dari predikat ibu rumah tangga walaupun dia berada di publik apalagi domestik.

Ibu rumah tangga yang sehari hari "hanya" mengurus sumur, dapur dan kasur sebenarnya bisa produktif dalam beberapa hal.

1. Produktif melahirkan anak.

Saya sangat percaya banyak anak banyak rezeki. Rasulullah mengatakan perempuan yang rahimnya subur adalah perempuan yang patut dijadikan istri karena bisa melahirkan banyak keturunan.

Orang salah menyangka, rezeki itu dia pikir uang dari gaji saja, padahal memiliki anak anak yang sholeh dan sehat juga adalah rezeki yang tidak terkira. Kelak mungkin doa dari bibir bibir mereka yang akan mengantarkan orang tuanya ke surga.

2. Produktif di dalam keluarga.

Ibu rumah tangga yang "hanya" di rumah memiliki banyak waktu untuk berkreatifitas di dalam rumahnya. Memiliki banyak waktu untuk anak dan suaminya. Ia memiliki banyak waktu menciptakan model pembelajaran atau alat bantu belajar untuk anak anaknya. Ia juga memiliki banyak waktu dan kesempatan untuk melakukan observasi minat bakat dan talent anak anaknya.

Ini kadang yang tidak dimiliki oleh ibu yang bekerja. Karena waktu seharian sudah habis di kantor, kadang pulang tinggal lelahnya. Segala yang berhubungan dengan anak di outsourcingkan saja. Maka bersyukurlah ibu rumah tangga yang full di rumah, karena memiliki banyak kesempatan bounding attachment dengan anak anak dan suaminya.

3. Produktif di Masyarakat

Selain memiliki bounding attachment dengan suami dan anak anak yang lebih intens, ibu rumah tangga juga memiliki waktu yang lebih banyak untuk produktif di masyarakat. Memiliki waktu untuk lebih banyak berperan dan bermanfaat di masyarakat.

Misalnya aktif di pos yandu, aktif di kegiatan sosial masyarakat, pengajian, arisan dll. Jika kita memiliki kelebihan tidak salahnya kita memanage kegiatan kegiatan di lingkungan kita.

Kita bisa memberdayakan perempuan, menjadi motor pengerak, menyebarkan virus positif pada tetangga, mengajak bersama sama belajar parenting, mengelola sampah, membuat keterampilan. Wah banyak yang bisa kita lakukan untuk berbagi di lingkungan kita. Saya jadi ingat pesan nabi, sebaik baik manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk orang lain.


4. Produktif Menghasilkan Uang

Saya yakin yang ketiga ini paling disenangi. Karena semua orang pasti senang punya banyak uang. Kata Bob Sadino, "kalau kamu gengsian kamu ngak punya uang, tapi kalau kamu punya uang hidup kamu akan bergengsi"

Ingat, sumber uang itu bukan hanya jadi PNS, jadi pegawai kantoran, jadi guru atau dosen. Ini mindset yang sebaiknya tertanam dalam pikiran kita. Uang itu sumbernya tidak hanya kerja pada orang lain. Apakah itu perusahaan, pemerintah atau lembaga lainya.

Rezeki Allah itu luas. Uang itu ada dimana mana. Sepanjang ada market, disitu akan ada uang. Dapur kita bisa jadi uang, garasi kita bisa jadi uang, jari jari kita ini juga bisa menghasilkan uang. Terbantung bagaimana kita kreatif melihat peluang.

Misalnya, kita buat usaha katering rumahan. Kita buat toko kelontong di sudut garasi. Kalau dari ujung jari? Nah itulah dia ibu rumah tangga yang diwaktu luangnya menjadi penulis. Sudah banyak contohnya ibu rumah tangga yang produktif menghasilkan uang dari menulis.

#SatuHariSatuKaryaIIDN
#Temabebas
#Harike10
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment