5.1.18

Tidak Lagi Mendapat Gaji Sebagai Dosen, Sekarang Mendapat Penghasilan dari Google


yesielsandra.com. Menjadi ibu rumah tangga adalah anurgrah, sedangkan menjadi ibu bekerja adalah pilihan. Kurang lebih sudah 20 tahun perjalanan karier saya sebagai dosen. Saya pekerja keras, dan berusaha profesional dalam karier saya. Seperti yang diamanatkan undang undang, dosen harus bergelar doktor dan melaksankan tri dharma perguruan tinggi yaitu mengajar, meneliti, dan melakukan pengabdian kepada masayrakat. Sayapun memenuhi syarat tersebut dengan menuntaskan pendidikan doktor saat usia saya masih sangat muda, bahkan belum menikah saya berangkat sekolah. Begitu juga dalam hal penelitian, saya satu satunya dosen di kampus kami yang mendapat hibah penelitian multi tahun dari Dikti. Dan saya juga dosen yang pertama sekali mendapat dana hibah pengabdian masyarakat dari Dikti. Saya ingin total dalam bekerja dan berusaha memberikan yang terbaik untuk kampus, bangsa dan negara.

Tapi saya hanya manusia biasa, walau karier bagi saya adalah sesuatu yang harus diperjuangkan, tapi keluarga tetaplah menjadi prioritas utama. Saat ini saya mundur sejenak dari rutinitas wanita karier untuk menunaikan kewajiban peradaban yang lebih mulia, menjadi istri sepenuhnya yang menemani suami tugas belajar di Jepang. Untuk itu saya mengikhlaskan tidak mendapatkan lagi gaji, tidak mendapatkan lagi tunjangan sertifikasi dosen, tidak mendapatkan lagi dana hibah, tidak mengajar lagi di pascasarjana, tidak lagi menjadi pembicara publik di Sumatera Barat. Semua yang berkaitan dengan uang, yang orang banyak mati matian mencarinya "terpaksa" saya tinggalkan.

Rugi ngak?, secara material jelas penghasilan saya berkurang, tetapi secara spiritual, moral dan wawasan, jelas saya sangat bersyukur. Saya mendapatkan pengalaman baru bagaimana hidup di negeri orang. Merasakan 4 musim yang dahsyat. Melihat secara langsung bagaimana negara maju mengelola pendidikan dan kesehatan bagi rakyatnya jelas tak ternilai dengan uang. Sedangkan uang, kapan saja, dimana saja bisa kita dapatkan asal kita mau berusaha dan tak putus berdoa. Bahkan tanpa harus keluar rumah.

Masa sih? Eh ngak percaya. Saya sudah membuktikanya. Awal tahun ini usaha saya membuahkan hasil. Saya mulai mendapakat penghasilan dari Google Adsense. Apa sih Google Adsense, nanti saya tulis tentang GA lebih lanjut. Ngak perlu keluar rumah, ngak perlu jualan. Saya yakin teman teman yang total menjadi ibu rumah tangga juga dapat produktif menghasilkan uang. Asal ada kemauan, pasti ada jalan.

Selain dari Google Adsense saya mendapat penghasilan dengan menjadi konsultan pendidikan dan keluarga. Semua ini saya lakukan tanpa keluar rumah, hanya mengandalkan laptop atau HP yang ada di tangan. Apakah ibu rumah tangga lainya bisa juga mendapatkan pengahsilan dari Google? Insya Allah pasti bisa. Jika teman teman mau, saya senang berbagi. Memang sudah ada suami yang memberi kita nafkah, tapi kalau uang itu berasal dari keringat kita sendiri ada kepuasan batin lainya yang tak terkira.

sumber foto : http://www.seosiren.com
Reaksi:

8 comments: