25.1.18

Tips Menyikapi Penggunaan Gadget Pada Anak


yesielsandra.com. Kehidupan seluruh lapisan masyarakat zaman now tidak terlepas dari gadget. Jika dulu kita menonton lewat televisi, mendengar berita dari radio, menerima berita penting dari telegram atau surat menyurat, sekarang kehidupan bergeser lebih praktis. Kita tak perlu menonton televisi atau mendengar radio untuk bisa mendapat berita, tidak perlu berhari hari untuk berkirim surat, cukup kirim email atau sosial media lainya kita sudah terhubung dengan banyak orang tanpa batas waktu dan jarak.

Anak anak kitapun demikian, jika dahulu kehidupanya penuh dengan permainan permainan tradisonal, sekarang sulit menemukna anak anak yang masih bermain mobil mobilan dari pelepah pisang, atau main gundu. Tidak hanya orang dewaa, gadgetpun merambah jauh kedalam kehidupan anak anak kita.

Apa Itu Gadget?

Apa sih gadget itu? Kenapa sampai membuat gangguan jiwa pada diri dua orang anak SMA?. Gadget dapat dikatakan sebagai sebuah perangkat elektronik yang memiliki fungsi tidak hanya untuk komunikasi tetapi juga dapat digunakan sebagai media hiburan yang dapat terhubung ke internet. Contoh gadget adalah smart phone, iphone, notebook dll.

Karena memiliki fungsi sebagai hiburan inilah anak anak menjadi suka bermain gadget. Anak anak bisa menonton berbagai film kartun dari youtube, bermain berbagai game gratis maupun berbayar. Anak anak juga dapat terhubung dengan teman temannya melalui sosial media. Anak anakpun bahkan bisa memetik banyak manfaat dari gadget seperti belajar membaca, belajar berhitung, belajar mengambar, belajar ngaji dll.

Jadi gadget sebenarnya tidak selalu identik dengan hal yang negatif. Jika disikapi dengan bijaksana gadget dapat memeberi manfaat bagi kehidupan. Masalahnya anak anak belum mengerti dan belum bisa membedakan mana hiburan yang bermanfaat dan membahayakan bagi dirinya. begitu juga games. Anak anak belum bisa membedakan mana game yang mengandung unsur kekerasan, pornografi, mana yang tidak. Ketika gadget sudah ditangnaya, anak anak cenderung lupa waktu, lupa belajar, lupa makan, lupa segalanya. Ah jangankan anak anak, orang tuapun kadang belum bisa mengatur penggunaan gadget.

Nah agar gadget tidak merusak anak, orang tua sebaiknya menyikapi penggunaan gadget ini. Orang tua sebaiknya tidak melakukan sterilisasi, maksudnya tidak boleh pegang gadget sama sekali gitu, tetapi anak anak perlu diimunisasi atau perlu diberi daya tahan dan pengertian untuk tidak menggunakan gadget sesuka hati mereka saja, karena itu bisa berbahaya bagi pertumbuhan mereka.

Tips Menyikapi Gadget Pada Anak

1. Anak yang Masih Sekolah Tidak Boleh Memiliki Gadget.

Sebaiknya anak anak tidak dibelikan gadget, apalagi gadget yang canggih. Jika anak memasuki usia SMP, anak anak boleh dipinjamkan HP tetapi cukup yang bisa SMS atau panggilan saja. Sekali lagi itu dipinjamkan. Jadi hak milik HP tetap ada pada orang tua. Orang tua bisa sewaktu waktu membuka isi HP atau notebook. Jika ada tugas sekolah yang membuthkan searching interner, dapat dilakukan di rumah menggunakan PC atau notebook, bukan dari HP atau iphone.

2. Buat Aturan.

Jika anak anak masih SD, berarti mereka belum memiliki gadget. Mereka boleh memakai gadget milik orang tua tetepi dengan aturan yang disepakati bersama. Misalnya, hanya boleh kalau sudah buat PR, tidak lebih dari 2 jam sehari dll.

3. Batasi Akses Internet.

Karena sebagian besar penggunaan gadget menggunakan jaringan internet, sebaiknya orang tua membatasi akses internet. Jika anak belum bisa mentaati aturan penggunaan gadget, sebaiknya tidak memamsang wifi di rumah. tetapi jika anak anak anak dan orang tua sudah bisa konsisten dengan aturan penggunaan gadget tidak masalah jika pasang wifi.

4. Buat Aktifitas yang Kreatif di Rumah.

Agar anak anak tidak kecanduan gadget, sebaiknya orang tua kreatif menciptakan permainan atau aktifitas yang kreatif di rumah. Misalnya bermain lego, bermain origami, mengambar dll. Anak anak sebaiknya juga dibiasakan ke toko buku agar timbul minat bacanya sehingga anak anak lebih banyak menghabiskan waktunya untuk membaca dari aoda bermain gadget.

5. Orang Tua Menjadi Contoh Terbaik.

Sepanjang orang tua aktif bergadget ria, jangan harap anak akan bebas dari gadget. Jadilah contoh terbaik bagi anak anak. kalau kita ingin membatasi anak anak bermain gadget, maka orang tua harus pertama sekali membatasi dirinya memegang gadget.

6. Konsisten.

Nah ini yang perlu perjuangan. Semua tips di atas akan berhasil jika orang tua konsisten. Jika tidak aturan apapun yang dibuat termasuk aturan penggunaan gadget tidak pernah ditaati anak.

Semoga bermanfaat...

foto : http://kaly.id

#SatuhariSatuKaryaIIDN
Reaksi:

1 comment: