2.2.18

Kakak Adik Berseteru Dilerai Atau Dibiarkan Ya?


yesielsandra.com| Tidak ada kakak adik yang tidak berantem, berseteru atau bertengkar. Sebenarnya berseteru atau berantem adalah hal yang normal sepanjang frekuensinya tidak sering, tidak membahayakan keduanya, tidak menggunakan kata kata kotor dan kekerasan.

Kenapa dikatakan normal karena anak anak sosial skillnya belum sempurna, emosinya belum stabil. Sehingga anak anak belum bisa menerima kekurangan orang lain, belum bisa memaklumi kekurangan orang lain. Mereka belum mengerti kapan harus memgalah. Tapi seiring bertambahnya usia dan kematangan emosi serta kemampuan sosial yang semakin baik, maka anak anak dengan sendirinya tidak akan berantem lagi.

Berantem, berseteru dan berbeda pendapat diantara anak anak sebenarnya ada sisi positifnya. Mereka kelak akan terbiasa menghadapi perbedaan. Mereka akan terbiasa menghadapi konflik. Mereka juga akan terbiasa menghadapi keadaan terjepit dan sulit karena interaksi sosial dengan orang lain yang tidak sesuai dengan keinginan dan hatapanya. Kelak anak anak ini akan terbiasa mempertahankan apa yang harus menjadi haknya, kapan ia harus mengalah.

Ini kesempatan bagi orang tua untuk melatih kecerdasan emosional anak, melatih kemampuan sosial anak dan melatih kepekaan anak. Jadi kakak adik yang berantem dilerai atau dibiarkan?

Jawabannya sangat situasional. Lihat kadar berantemnya. Lihat frekuensinya, apakah keributan itu berbahaya dan mengancam jiwa masing masing. Jika masih sebatas rebutan mainan, orang tua dapat mengajarkan tentang kepemilikan. Mengajarkan minta ijin sebelum meminjam. Jika yang direbutkan itu dimiliki seluruh anggota keluarga ajarkan anak untuk siapa duluan, atau gantian

Misalnya rebutan duduk di mobil. Biasanya anak anak kalau diantar ke sekolah maunya duduk di depan. Kita buat jadwal duduk di depan. Rebutan sendok, kita ajarkan siapa yang mengambil sendok duluan berarti dia yang berhak akan sendok itu. Begitu juga dengan berebut mainan.

Orang tua sebaiknya baru boleh melerai kalau berantem dan keributan antara kakak adik sudah membahayakan fisik kedua belah pihak. Beri kesempatan anak menyelesaikan masalah mereka berdua.


Anak anak itu hatinya bersih, pikirannya juga masih bersih. Mereka mudah berselisih, tetapi mudah juga baikkan lagi. Mereka seringnya tidak lagi ingat akan keributan yang barusan terjadi. Karena setelah ribut atau berantem, ngak lama akan baikan lagi. Tidak seperti kita orang dewasa yang kadang jika berselisih sulit sekali baikan lagi.

Yang perlu dipersiapkan orang tua adalah lakukan tindakan preventif agar berantem dan ribut tidak sering terjadi. Siapkan telinga dan hati kita menghadapi situasi tersebut.

Sumber cover : TvTropes

#SatuHariSatuKarya
#Harike12
#Temaperseteruankakakadik

Reaksi:

2 comments:

  1. makasi mba aku juga kefikiran nih next kalau adenya udah lahir dan gedean dikit pasti ada aja yang diributin hehehe dari sekarang aku lagi baca2 gimana ntar hadepinnya..

    iya juga y mba biar jadi ortu yang adil pinter2 kita untuk mengambil keputusan yang tepat rebutan mainan bisa dijadwalkan kakanya 5 menit adik 5 menit. Jadi ada bayangan ni hadepinnya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe iya mbak, semoga anak anaknya tetap kompak selalu ya...

      Delete