8.3.18

Restoran Ini Setiap Tanggal 1 Selalu Diskon 50%

yesielsandra.com. Macam macam cara unit usaha menarik konsumen. Ada yang menarik pelanggan dengan promo member get member, ada yang beli satu gratis satu, ada yang diskon dan sebagainya. Memberi diskon adalah cara umum yang dilakukan toko dan unit usaha lainya dalam melakukan promosi.

Cara ini dilakukan hampir oleh seluruh pelaku usaha. Biasanya moment diskon yang sering dilakukan adalah di akhir tahun, perayaan hari besar atau pergantian musim. Sayangnya kadang ada yang sengaja menaikan harga terlebih dahulu setelah itu baru mereka memberi diskon. 

Memberi diskon dapat diyakini menaikan penjulan usaha. Dalam ilmu prilaku konsumen, biasanya konsumen akan tertarik membeli barang jika ada potongan harganya. Kadang kadang konsumen itu melakukan impulse buyer atau pembelian tidak terencana. Pas lagi jalan jalan di mall kemudian konsumen melihat ada diskon maka dengan refleks biasanya konsumen akan melakukan pembelian. Makanya pelaku usaha apakah itu restoran, supermarket, salon dan lain lain memberikan diskon untuk menaikan penjualanya.

Berbeda dengan restoran yang ada pada umumnya, Ada sebuah restoran Mie Udong bernama Marugame Seimen di Kanazawa yang terletak di daerah Morinosato yang memberikan diskon 50% setiap tanggal 1. Berarti ada 12 kali restoran ini setahun memberikan diskon ke konsumen. Harga tidak pernah dinaikan dulu sebelum diskon. Jadi harga yang tertera adalah harga normal setiap harinya.

Pertama kali makan di restoran ini saya agak kaget karena setelah makan kita membersihkan sendiri meja makan dan membawa peralatan makan ke dapur yang terhubung ke pintu keluar. Sepertinya tidak hanya restoran ini yang konsumenya membawa sendiri piring kotor ke dapur. Saya pernah juga makan di restoran lain juga demikian. Kita mmebawa piring kotor ke dapur dan membersihkan meja sendiri. Setiap tanggal 1 diawal bulan restoran ini selalu ramai dan penuh antrian hingga larut malam.

Orang Indonesia banyak memanfaatkan moment diskon 50% ini untuk makan setiap bulanya di restoran ini. Lumayan menghemat pengeluaran. Saya sendiri kalau ke sana juga tangal 1. Kami ke restoran itu malam hari untuk menghindari antrian yang panjang. Untungnya apartemen kami dekat dengan restoran ini, ke sana malam haripun tidak ada masalah dengan transportasi. Berbagai menu disediakan di sini.

Kami memilih hanya menu yang boleh dimakan. Walaupun menu lain sangat menggoda untuk dicoba, tapi kami tidak berani mencobanya karena tidak dapat dipastikan kehalalanya. Walau menu halal terbatas di restoran Jepang, kita dapat memilih makanan yang tidak mengandung babi dan alkohol. Sebaiknya ditanya terlebih dahulu ke pelayanya dari apa saja produk ini dibuat. Mereka biasanya mejelaskan dengan jujur. Sehingga kita dapat memutuskan dan memilih mengkonsumsinya atau tidak.

Reaksi:

3 comments:

  1. restoran di jepang itu unik-unik ya. kayaknya patut dicontoh juga nih diRestoran indonesia biar kalo abis makan pelanggan bisa belajar rapih dan gak sembarangn buang smapah

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya betul mbak, bagaimana mengedukasi pengunjung restoran yang suka membuang sampah sembarangan ya?

      Delete
  2. Sayang jauh yah di Jepang.
    Kira2 kapan buka cabang di Jakarta
    :)

    ReplyDelete