15.5.18

Sedikit Sharing Menangani Anak Ngamuk (Tantrum)

Assalamualaikum Ayah dan Bunda dimanapun berada. Senang sekali malam ini bisa bersilaturahmi dengan orang tua hebat, pembelajar sejati..... Apa kabar semuanya?

Semoga kita sekeluarga sehat selalu dan dalam lindungan Allah SWT. Agar barokah pertemuan kita malam ini mari luruskan niat kita belajar untuk mendapat ridho Allah, menambah pengetahuan dan wawasan agar kita bisa menjadi orang tua yang lebih baik. Amin….

Saat ini jam 21.30 Waktu Jepang. Biasanya jam segini saya sudah tidur. Biasanya jam segini juga kelas online dilakukan untuk teman teman di tanah air. Karena menyesuaikan waktu di Indonesia, kecuali kelas online yang dilakukan untuk teman teman Indonesia yang tinggal di Jepang biasanya jam 8 malam waktu Jepang.

Baiklah, tema kita malam ini tentang Tantrum ya?
Tema ini tidak sedikit ditanyakan kepada saya.
Apa yang harus dilakukan ketika anak tantrum.



Sebelum kita bahas tindakan apa yang akan kita lakukan, baiknya kita pahami dulu apa sih itu tantrum?
Tantrum dapat dikatakan sebuah kondisi dimana anak mengalami ledakan emosi.
Biasanya ditandai dengan menangis menjerit jerit, keras kepala, ngak bisa dibilangin, melempar barang, marah marah, mengamungk, guling guling, memukul, melempar barang dan sebagainya. 

Hayooo, apakah anaknya pernah seperti itu? Anak saya seluruhnya pernah he...he...

Hal ini umum terjadi pada anak anak. Jika kita berprasangka baik, kadang tantrum pada anak sebenarnya ada manfaatnya.

Apa sih yang bisa tantrum, apa yang menyebabkanya?

Biasanya penyebab anak tantrum adalah karena tidak tersalurkanya keinginannya. Maklum anak belum memiliki kemampuan komunikasi yang baik, ia sulit menyampaikan keinginannya, sehingga satu satunya jalan yang dia lakukan agar orang tua dan lingkungannya paham dengan keinginannya adalah dengan cara marah dan menjerit jerit itu.

Saat anak tantrum kita orang tua serba salah, ditenangkan anak malah tambah ngamuk, didiamkan ngamuk juga he..he...

Lantas apa yang harus kita lakukan?
1. Cegah sebelum terjadi.
2. Cari tau penyebabnya
3. Jangan ikutan emosi
4. Tetap berada didekatnya, jangan menghindar
5. Alihkan perhatianya
6. Jangan langsung menuruti keinginannya
7. Jangan memukul
8. Peluk anak
9. Banyak berdoa
10.Jika tantrumnya sudah selesai ajak komunikasi.


Demikian sedikit materi yang bisa saya sampaikan.
Silahkan bagi yang ingin sharing dapat menulis di kolom komentar.

Oh iya, siapa saja yang malam ini sudah hadir?
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment