17.5.18

Ingin Dikenang Sebagai Istri dan Ibu Seperti Apa Kita?

Ingin Dikenang Sebagai Istri dan Ibu Seperti Apa Kita? Yesi Elsandra Ketika Abak kami masih ada, dia selalu menceritakan kebaikan kebaikan almarhum Ibu kami untuk dapat diambil hikmahnya. Abak bilang Ibu kami tidak saja manis dan cantik, Ibu juga perempuan luar biasa. Walau Abak banyak kekurangan, tetapi Ibu tidak pernah mengeluh, ia menerima Abak apa adanya, mendukung "karier" Abak, melayani Abak sepenuhnya. Kata Abak ibu penurut sama suami. Di mata Abak, Ibu nyaris tidak ada negatifnya. Maka tidak heran ketika Ibu kami stroke, mulai dari masih bisa berjalan sampai Ibu benar benar tidak bisa ngapa ngapain lagi, hanya di tempat tidur, Abak dengan setia merawat Ibu, menyuapi, memandikan, menganti popok, menemani berjemur dll. Kadang saya melihat Abak menggoda Ibu dan mencolek dagunya. Ibu hanya bisa tersenyum. Pemandangan yang indah sekaligus pilu di hari tua mereka. Sebelum kematian Ibu kami, kata Uni saya mereka berpegangan tangan kuat sekali. Tiba tiba Abak menangis kencang layaknya anak kecil menangis ditinggal pergi ibunya. Sepertinya Abak memiliki firasat bahwa Ibu akan pergi untuk selama lamanya. Dan firasatnya itu tepat, tidak lama Ibu kami meninggal dunia. Sesungguhnya yang berasal dari Allah akan kembali kepada Allah. Abak kami tidak salah menilai Istrinya. Di mata kami, Ibu kami adalah orang yang luar biasa. Walau tidak sekolah tinggi apalagi sampai belajar ilmu parenting ibu tidak pernah marah berlebihan apalagi memukul anak. Bahkan Ibu selalu hadir, mendukung dan mendampingi dengan sepenuh hati saat anak anak perempuannya melahirkan. Dari kecil saya diajarkan berdagang oleh Ibu. Dibuatkanya kacang balah, goreng kacang hijau, timun balado, karupuk leak, jagung kelapa dll. Kalau bulan ramadhan seperti ini jualan saya adalah lilin, petasan, gambar gambar dll. Kaki kecil saya pernah diajarkannya agar berani berkeliling kampung kami, Saniangbaka, menjajakan Bayam dari sawah kami, sambil berteriak, owwwwww, bayam owwwwwww. Kadang Ibu mengajak saya berdagang beras hasil sawah sendiri di pasar Sumani setiap minggu. Jejak itu tak kan pernah bisa terhapus dari memori saya. Dan yang paling berkesan bagi saya adalah ketika saya lepas SMA. Kata Abak ngak usah kuliah, banyak orang kuliah nganggur aja jadinya. Kalau ingin capek kayo mangaleh, kecek Abak ko. Ibu saya berpandangan lain. Kuliah aja katanya, saya ingin kamu sekolah setinggi tingginya. Doa ibu dan kasih sayang Allah lah saya menjadi saya hari ini. Ingin dikenang sebagai istri dan ibu seperti apa kita? Kita bebas memilih, sejarah tidak akan pernah terhapus dari memori orang orang disekelilingnya kita. Semoga Allah lapangkan kubur, ampuni dosa dan masukkann Ibu dan Abak ke dalam syurga firdaus. Amin...

15.5.18

Sedikit Sharing Menangani Anak Ngamuk (Tantrum)

Assalamualaikum Ayah dan Bunda dimanapun berada. Senang sekali malam ini bisa bersilaturahmi dengan orang tua hebat, pembelajar sejati..... Apa kabar semuanya?

Semoga kita sekeluarga sehat selalu dan dalam lindungan Allah SWT. Agar barokah pertemuan kita malam ini mari luruskan niat kita belajar untuk mendapat ridho Allah, menambah pengetahuan dan wawasan agar kita bisa menjadi orang tua yang lebih baik. Amin….

Saat ini jam 21.30 Waktu Jepang. Biasanya jam segini saya sudah tidur. Biasanya jam segini juga kelas online dilakukan untuk teman teman di tanah air. Karena menyesuaikan waktu di Indonesia, kecuali kelas online yang dilakukan untuk teman teman Indonesia yang tinggal di Jepang biasanya jam 8 malam waktu Jepang.

Baiklah, tema kita malam ini tentang Tantrum ya?
Tema ini tidak sedikit ditanyakan kepada saya.
Apa yang harus dilakukan ketika anak tantrum.



Sebelum kita bahas tindakan apa yang akan kita lakukan, baiknya kita pahami dulu apa sih itu tantrum?
Tantrum dapat dikatakan sebuah kondisi dimana anak mengalami ledakan emosi.
Biasanya ditandai dengan menangis menjerit jerit, keras kepala, ngak bisa dibilangin, melempar barang, marah marah, mengamungk, guling guling, memukul, melempar barang dan sebagainya. 

Hayooo, apakah anaknya pernah seperti itu? Anak saya seluruhnya pernah he...he...

Hal ini umum terjadi pada anak anak. Jika kita berprasangka baik, kadang tantrum pada anak sebenarnya ada manfaatnya.

Apa sih yang bisa tantrum, apa yang menyebabkanya?

Biasanya penyebab anak tantrum adalah karena tidak tersalurkanya keinginannya. Maklum anak belum memiliki kemampuan komunikasi yang baik, ia sulit menyampaikan keinginannya, sehingga satu satunya jalan yang dia lakukan agar orang tua dan lingkungannya paham dengan keinginannya adalah dengan cara marah dan menjerit jerit itu.

Saat anak tantrum kita orang tua serba salah, ditenangkan anak malah tambah ngamuk, didiamkan ngamuk juga he..he...

Lantas apa yang harus kita lakukan?
1. Cegah sebelum terjadi.
2. Cari tau penyebabnya
3. Jangan ikutan emosi
4. Tetap berada didekatnya, jangan menghindar
5. Alihkan perhatianya
6. Jangan langsung menuruti keinginannya
7. Jangan memukul
8. Peluk anak
9. Banyak berdoa
10.Jika tantrumnya sudah selesai ajak komunikasi.


Demikian sedikit materi yang bisa saya sampaikan.
Silahkan bagi yang ingin sharing dapat menulis di kolom komentar.

Oh iya, siapa saja yang malam ini sudah hadir?

8.3.18

10 Tips Menjadi Perempuan Kreatif, Produktif dan Prestatif di Zaman Now

Kehidupan perempuan selalu menarik untuk diperbincangkan. Banyak moment diperingati berkaitan dengan perempuan. Mulai dari peringatan hari kartini, hari ibu, bahkan internasional memiliki tanggal sendiri untuk memperingati hari perempuan.

Tetapi cukupkah perempuan hanya diperingati dalam moment moment tersebut? Sedangkan di sana sini perempuan masih mengalami diskriminasi, perempuan hanya dianggap sebagai pelengkap kehidupan laki laki.

Memang diberbagai bidang sudah tampil perempuan perempuan yang memberi kontribusi  bagi perkembangan dunia. Tetepi jumlah itu masih sangat sedikit. Dan perempuan perempuan yang tampil pada panggung sejarah itu biasanya adalah anak anak pelaku sejarah juga. Atau mereka yang terlahir dari orang tua yang berada atau berpendidikan tinggi.

Baca Juga: Apa Yang Harus Dilakukan Ketika Usia Memasuki 40 Tahunl

Dari rahim perempuan kehidupan ini berawal. Maka perlu ada sebuah ikhtiar menjadikan perempuan kuat baik secara fisik maupun mentalnya. Karena kehidupan anak manusia 2 tahun pertama dalam dekapanya, maka perlu ada sebuha iktiar membuatnya memiliki ilmu pengetahuan yang luas, terdidik, cakap mendidik anak anaknya, terampil mengurus rumah tangganya. Ringkasnya saya menyebut perlu ada upaya membuat perempuan kreatif, produktif dan prestatif.

Ikhtiar itu pertama sekali sebaiknya berasal dalam diri perempuan itu sendiri. Ia sebaiknya menyadari betapa dirinya sangat penting bagi peradaban ini. Pendidikan formal tidak menjamin perempuan terampil menunaikan peran domestiknya, termasuk melejitkan fitrahnya yaitu mengandung, melahirkan dan menyusui bayinya.

Baca Juga: Ibunya Doktor Kenapa Anaknya Tidak Sekolah?

Lantas apa yang perlu dilakukan perempuan agar menjadi kreatif, inovatif dan produkti? Sebelum dilanjutkan perlu kita maksnai terlebih dahulu apa definisi kreatif dalam konteks ini. Perempuan kreatif adalah perempuan yang memiliki kemampuan memecahkan masalah, perempuan yang memiliki daya cipta dan imajinatif. Misalnya untuk urusan dapur, perempuan kreatif memiliki berbagai cara mengolah makanan dengan menu variatif dan praktis untuk keluarganya.

Bagaimana dengan perempuan produktif, seperti apakah perempuan produktif itu? Perempuan produktif adalah perempuan yang mampu menghasilkan baik fininsial maupun non finansial. Secara finansial artinya perempuan itu bisa menghsilkan uang. Ingat untuk menghasilkan uang tidak harus bekerja menjadi pegawai di kantor atau bekerja di sektor publik lainya. Perempuan yang produktif tetap dapat menghasilkan uang walau mereka hanya di rumah saja. Produktif secara non finansial misalnya perempuan itu menghasilkan karya di lingkunganya.

Baca Juga: Haruskah Ibu Rumah Tangga Menjadi PNS?l

Sedangkan yang disebut perempuan prestaitf adalah perempuan memberi nilai dan hasil dari apa yang telah dikerjakanya, hal ini berkaitan dengan hasil kinerja positif yang telah dilakukanya. hasil tersebut memberi inspirasi bagi orang lain.

Setiap perempuan sangat bisa saja menjadi kreatif, produktif dan prestatif. Karena setiap manusia adalah karya maha agung sang pencipta. Begitu juga dengan perempuan. Setiap permpuan terlahir sebagai masterpiiece. Hal ini sebaiknya disadari oleh setip perempuan dengan mengubah mindsetnya bahwa ia adalah makhluk luar biasa yang sengaja diciptakan sebagai arsitek peradaban. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

1. Selalu berdoa kepada Allah SWT agar dijadikan perempuan yang sholehah.
2. Belajar dan terus belajar. Tidak pernah ada kata berhenti untuk belajar
3. Bergaul dengan perempuan perempuan yang kreatif, produktif dan prestatif
4. Ubah mindset bahwa perempuan juga bisa melejit tinggi, perempuan tidak lemah
5. Berfikir positif dan yakin kita mampu
6. Perluas wawasan dengan banyak membaca atau bergabung dalam berbagai komunitas
7. Banyak memberi dan berbagi
8. Taat pada orang tua atau suami
9. Gali terus potensi yang terpendam
10. berani mencoba hal hal yang baru


Restoran Ini Setiap Tanggal 1 Selalu Diskon 50%

yesielsandra.com. Macam macam cara unit usaha menarik konsumen. Ada yang menarik pelanggan dengan promo member get member, ada yang beli satu gratis satu, ada yang diskon dan sebagainya. Memberi diskon adalah cara umum yang dilakukan toko dan unit usaha lainya dalam melakukan promosi.

Cara ini dilakukan hampir oleh seluruh pelaku usaha. Biasanya moment diskon yang sering dilakukan adalah di akhir tahun, perayaan hari besar atau pergantian musim. Sayangnya kadang ada yang sengaja menaikan harga terlebih dahulu setelah itu baru mereka memberi diskon. 

Memberi diskon dapat diyakini menaikan penjulan usaha. Dalam ilmu prilaku konsumen, biasanya konsumen akan tertarik membeli barang jika ada potongan harganya. Kadang kadang konsumen itu melakukan impulse buyer atau pembelian tidak terencana. Pas lagi jalan jalan di mall kemudian konsumen melihat ada diskon maka dengan refleks biasanya konsumen akan melakukan pembelian. Makanya pelaku usaha apakah itu restoran, supermarket, salon dan lain lain memberikan diskon untuk menaikan penjualanya.

Berbeda dengan restoran yang ada pada umumnya, Ada sebuah restoran Mie Udong bernama Marugame Seimen di Kanazawa yang terletak di daerah Morinosato yang memberikan diskon 50% setiap tanggal 1. Berarti ada 12 kali restoran ini setahun memberikan diskon ke konsumen. Harga tidak pernah dinaikan dulu sebelum diskon. Jadi harga yang tertera adalah harga normal setiap harinya.

Pertama kali makan di restoran ini saya agak kaget karena setelah makan kita membersihkan sendiri meja makan dan membawa peralatan makan ke dapur yang terhubung ke pintu keluar. Sepertinya tidak hanya restoran ini yang konsumenya membawa sendiri piring kotor ke dapur. Saya pernah juga makan di restoran lain juga demikian. Kita mmebawa piring kotor ke dapur dan membersihkan meja sendiri. Setiap tanggal 1 diawal bulan restoran ini selalu ramai dan penuh antrian hingga larut malam.

Orang Indonesia banyak memanfaatkan moment diskon 50% ini untuk makan setiap bulanya di restoran ini. Lumayan menghemat pengeluaran. Saya sendiri kalau ke sana juga tangal 1. Kami ke restoran itu malam hari untuk menghindari antrian yang panjang. Untungnya apartemen kami dekat dengan restoran ini, ke sana malam haripun tidak ada masalah dengan transportasi. Berbagai menu disediakan di sini.

Kami memilih hanya menu yang boleh dimakan. Walaupun menu lain sangat menggoda untuk dicoba, tapi kami tidak berani mencobanya karena tidak dapat dipastikan kehalalanya. Walau menu halal terbatas di restoran Jepang, kita dapat memilih makanan yang tidak mengandung babi dan alkohol. Sebaiknya ditanya terlebih dahulu ke pelayanya dari apa saja produk ini dibuat. Mereka biasanya mejelaskan dengan jujur. Sehingga kita dapat memutuskan dan memilih mengkonsumsinya atau tidak.

7.3.18

Serunya Mengajak Anak Wisata Murah Meriah di Dekat Rumah


yesielsandra.com. Seiap orang menyukai wisata. Jalan jalan menikmati keindahan memberi anak kita pengalaman baru yang bisa memberi kekayaan pengetahuan pada dirinya. Setiap kelarga berbeda beda kebutuhna berwisatanya. Jika mmapu ada yang mengajak keluarganya berwisata ke luar negeri atau ke luar kota. Itu semua tentu memberi sensasi berbeda beda pada setiap tempat wisata yang dikunjungi.

Menurut saya, tidak harus berwisata ke tempat yang jauh dan mahal. Tetapi jika kita memiliki anggaran untuk, itu tidak ada salahnya juga.Misalnya berwisata ke luar negeri atau ke luar kota. Bagi kita yang memiliki anggaran terbatas, waktu dan kesempatan terbatas, maka dapat berwisata di dekat rumah saja. Kelebihanya, kita tidak perlu membuat perencanaan yang panjang, tidak perlu booking tiket, booking hotel, akomodasi dan konsumsi juga tidak perlu repot. Kita juga tidak perlu menunggu waktu libur panjang dan mengabiskan waktu berhari hari. Selain hemat dan efisien, anak anak akan memberi kekayaan informasi tentang wisata lokal. Anak anak bisa menjadi duta wisata lokal dan memajukan budaya dan keindahan alam di dekat rumahnya.

Kebetulan saat ini kami sedang tinggal di kota Kanazawa, Jepang. Banyak tempat wisata yang menarik di sini. Alhamdulillah beberapa kali kami pernah mengajak anak berwisata ke luar kota, seperti melihat Sky Tree di Tokyo. Melihat Musium Dinosaurus dan Angel land di Fukui, Melihat Sui Zoku Kan di Notijima dll.

Tidak jauh dari apartemen kami, ada sebuah tempat wisata yang sangat menarik namanya, Taman Kenrokuen. Taman ini sangat terkenal di Jepang, banyak dikunjungi wisatawan lokal dari Kanazawa, banyak juga dikunjungi oleh wisatawan dari seluruh Jepang bahkan tidak sedikit juga yang berasal dari mancanegara.

Taman ini tidak seperti taman lain pada umumnya, memiliki pemandangan yang sangat cantik. Taman ini sangat kental dengna gaya Jeangnya. Memiliki luas sekitar 11 hektar. Taman ini memiliki kolam besar Kasumigaike, di tengahnya ada pulau kecil. Ada juga air terjun Midori, air mancur, sungai yang di kiri kananya tumbuh pohon sakura yang cantik. Diseberang Taman Kenrokuen ada Kastil Kanazawa yang sangat penuh dengna unsur budaya Jepangnya. Di dekat Taman jugaada Museum Kontemporer anad 21. ketiga tepat wisata itu sangat berdekatan sehingga kita bisa mengunjungi ketiganya dengna berjalan kaki.

Sakura sedang mekarkKetika kami mengunjungi Taman Koenrokuen dan Kanazawa Kastil, yaitu awal bulan April. Sakura hanya mekar pada bulan April, itupun kurang lebih hanya 7-10 hari. Setelah itu bunga sakura akan berguguran. Saat bunga Sakura mekar, banyak warga Kanazawa mengunjungi objek wisata untuk melihat keindahan bunga Sakura.

Anak anak sangat menikmati perjalanan ini. Tidak banyak biaya yang kami keluarkan untuk menikmati keindahan tempat wisata sekaligus tempat bersejaran yang terkenal di Jepang ini. Kami tidak membawa konsumsi dari rumah, karena sebelum berangkat makan dulu. Di sana hanya membeli makanan dan minuman ringan yang halal. Ternyata berwisata didekat rumah sangat efisien, hemat waktu, murah meriah dan tetap menyenangkan.

27.2.18

Menjadi Istri Pendamping Setia Suami


yesielsandra.com. Rumah tangga sakinah mawadah warahmah tidak akan ada jika tidak ada suami dan istri yang saling mendukung. Suami istri yang saling berkorban, saling bahu membahu, saling memotivasi dan saling meningkatkan kualitas dan kapabilitas pasanganya masing masing.

Saya mengatakan saling. Kenapa? karena pada diri suami dan istri ada kelebihan dan kekurangan. Ada peluang dan ancaman. Ada kesempatan dan tantangan. Sehingga satu sama lain perlu memahami bahwa tidak akan sampai tujuan rumah tangga jika suami atau istri tidak saling mendukung pasanganya.

Saya masuk program Doktor di Unpad tahun 2002. Pada tahun 2003 saya menikah. Kebetulan waktu itu saya di Bandung, sedangkan suami saya bekerja di kota lain. Dua bulan pertama kami lalui dengan LDR. Sabtu dan minggu suami saya ke Bandung. Setelah dijalani kok rasanya ngak nyaman. Entah karena penganten baru atau memang karena seharusnya suami istri itu bersatu, kami mencoba melakukan kontemplasi. Kami berdiskusi panjang. Jika kondisi ini terus kami lalui sepertinya kurang sehat untuk pernikahan kami. 

Kami mulai menghitung hitung kekuatan dan kesempatan. Salah satu harus mengalah. Saya yang mundur melanjutkan program doktor, atau suami saya yang berhenti bekerja dan pindah ke Bandung. Pilihan yang pastinya sangat sulit dan berat.

Akhirnya pilihan jatuh pada suami saya. Suami saya mengalah, dia resign. Bukan berarti saya gembira. karena maslah baru pasti akan muncul. yaitu pekerjaan. Tidak mudah mencari pekerjaan dengan tamatan D3. Bagi Allah mudah sekali memberi kita rezeki jika tujuan kita adalah untuk beribadah dan menyeru manusia kepadaNya. 

Roda berputar, waktu berlalu. Setiap saat akan ada terus ujian untuk menaikan kelas rumah tangga kita dalam rupa yang berbeda beda. Saat ini saya harus rela meninggalkan karier saya yang sadang tumbuh dna berkembang. Saya harus mengikuti suami saya tugas belajar. 

Saya bersyukur, sebelumnya saya adalah dosen yang mengajar di 3 kampus pascasarjana di Sumatera Barat. Saya biasanya mengisi seminar dan training, menjadi narasumber tetap setiap mingu di radio. Untuk sementara semua harus ditinggal demi mendampingi suami.

Saya tidak khawatir, kenapa? karena menurut saya karier perempuan yang terbaik itu bukan di publik, tetapi di domestik, di rumahnya. Sebaik baik perempuan adalah perempuan yang sholehah. Tolak ukur kesholehahan seorang istri adalah ketika dieprintahkan oleh suaminya dia taat. Dia selalu ada disaat suaminya "membutuhkannya". Dia memberikan ketenangan saat suaminya galau, dia hadir lahir dan batin saat suaminya perlu dukungan. Dia berkata tegas dan lantang saat suaminya perlu motivasi, dia selalu ada saat suaminya perlu didampingi.

Istri sholehah adalah istri yang setia dalam suka dan duka, dalam tangis dan tawa, dalam sempit dan lapang dalam rendah dan tinggi. dalam gelap dan terang. dalam rendah dan tinggi. Apapun dan bagaimanapun keadaan suaminya dia akan meninggikan suaminya seranting dan mendahulukannya selangkah.

Ketika istri mampu menghadirkan dirinya seperti apa yang dibutuhkan suaminya, maka seluruh langit dan bumi akan memudahkan langkahnya. Pintu pintu rezeki akan terbuka lebar pada keluarganya. Rumahnya akan semerbak bagaikan syurga. Anak anaknya akan tumbuh tidka saja menajdi anak yang sholeh dan sholehah tetapi juga anak anak yang sehat dan pintar. karena keharmonisan dan kehangatan keluarga mengalir dalam setiap tumbuh kembang mereka...

19.2.18

Boleh Ngak Sih Memberikan Reward dan Punisment Pada Anak?


yesielsandra.com. "Bunda, maafkan Kakak". Anak saya yang paling besar menghampiri, tanganya menjabat tangan saya dan iapun memeluk. Sayapun menyambut tangan itu dan memeluk lebih erat lagi. Kamipun menangis. Saya menjelaskan kepadanya kenapa dia mendapat hukuman malam itu. Dia mengerti, dan berkali kali mengaku khilaf dan meminta maaf. Dia  berusaha memberi penjelasan mengapa sikapnya seperti itu malam itu. Sayapun meminta maaf padanya. Saya katakan, maafkan Bunda, bantu bunda mendidik Kakak dan Adek adek sesuai yang mereka inginkan. Dan saya berjanji padanya akan menjadi orang tua yang lebih baik lagi.

Orang tua sebaiknya memiliki ketegasan dan berwibawa dihadapan anak anaknya. Jika tidak anak anak akan kurang penghormatamya, berani menentang dan mudah melawan orang tua. 

Ketika anak anak kita berbuat baik, sepantasnya mereka mendapat reward. Sebaliknya jika mereka melakukan kesalahan setelah diingatkan, konsekwensinya mereka juga mendapat hukuman atau punishment.

Bolehkan memberi Reward dan Punishment?

Rujukan kita dalam kehidupan sehari hari adalah Alquran dan Sunnah Nabi. Begitu juga dalam mendidik anak. Secara detail pendidikan anak tidak dijabarkan, tapi kita diberikan akal dan pikiran oleh Allah untuk melakukan improvisasi sepanjang tidak keluar dari aturan yang telah Allah dan Rasul tetapkan. 

Mari kita lihat surat Al Zazalah berikut. Allah memberi balasan kepada siapa saja yang berbuat kebaikan walau hanya sebesar biji dzarah. Allah Juga membalas setiap kejahatan walapun hanya dilakukan sebesar biji dzarah. Biji dzarah itu kira kira seperti biji sayur bayam, sangat kecil sekali.
“Barang siapa yang melakukan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasannya), dan barang siapa yang melakukan kejahatan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat balasannya.” (Q.S. al-Zalzalah : 7-8)

Hadits tentang Rasulullah SAW memberikan hadiah kepada anak-anak. Rasulullah SAW pernah membariskan ‘Abdullah, ‘Ubaidillah, dan sejumlah anak-anak paman beliau, ‘Abbas r.a. dalam satu barisan. Kemudian beliau bersabda,”Barangsiapa yang lebih dahulu sampai padaku, maka dia akan mendapatkan anu dan anu.”

Mereka pun berlomba lari menuju ke tempat Nabi SAW berada. Setelah sampai kepadanya, ada yang memeluk punggungnya dan ada pula yang memeluk dadanya dan Nabi menciumi mereka serta menepati janji kepada mereka (HR. Ahmad, Musnad Bani Hasyim 1739)

Mengenai seperti apa balasan, hadiah atau reward yang akan kita berikan kepada anak bisa disesuaikan dengna kemampuan orang tua atau berdasarkan besar kecilnya capaian dan usaha yang telah dilakukan anak. Tidak semua capaian tersebut harus diberi reward sebagaimana tidak semua juga kesalahan anak kita beri hukuman. Semua tergantung kondisi orang tua dan anak.

Mengenai hukuman atau punishment ada hadis nabi yang menjelaskan hal tersebut. Hal ini jika dilakukan jika anak belum melaksanakan syariat pada batas usia tertentu, "Ajarilah anak sholat oleh kalian sejak usia 7 tahun dan pukullah dia karena meninggalkannya bila telah berusia 10 tahun.” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, ad-Darami)

Tahapan pemberian hukuman ini disesuaikan dengan umur anak. Tidak tiba tiba diberi hukuman. Ada prosesnya, misalnya kita sudah melakukan transfer nilai nilai kebaikan, sudah dicontohkan, diberi tahu dulu, diajarkan dulu, dimotivasi dulu, sudah dibiasakan, dan sudah dibuat perjanjian terlebihdulu. Sehingga anak tidak kaget dan melakukan perlawanan apalagi sampai membenci dan kasar ke orang tuanya. Tapi karena kelalaianya, karena egonya, anak anak melakukan kesalahan, kemudian mereka kita beri hukuman, mereka akan memahami. Mereka akan bisa menerima kenapa mereka dihukum.

Adapun tujuan diberi Reward adalah untuk : 

1. Memberikan penghargaan kepada anak. 
2. Memberikan kasih sayang. 
3 Menguatkan kebiasaan baik pada anak.
4. Sebagai bentuk perhatian orang tua pada anak.

Sedangkan Punisment diberikan bertujuan untuk:

1. Agar anak tidak mengulangi kebiasaan yang tidak baik yang dilakukanya. 
2. Anak tau mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan. 
3. Memberikan pelajaran kepada anak.
4. Sebagai bentuk perhatian orang tua pada anak.

Reward atau hadiah terbaik dari orang tua kepada anak anaknya adalah kasih sayang dan cinta yang tak bertepi berupa adab yang baik. Rasulullah SAW juga bersabda, “Tidaklah seorang ayah memberikan hadiah kepada anaknya yang lebih utama dari hadiah adab yang baik.” (HR. Hakim)

Reward juga tidak harus berupa benda, memberi pujian, senyuman, pelukan, ucapan terimakasih itu juga sudah merupakan hadiah terindah bagi anak. 

Sebaliknya ketika anak kita melakukan kesalahan, sebaiknya kita tetap dapat mengontrol emosi kita dengan tidak mencela apalagi sampai melakukan tindakan kekerasan padanya. Imam Ghazali Rah.a. mengatakan, “Jangan Anda banyak mencela anak, karena dia akan menjadi terbiasa dengan celaan. Akhirnya dia akan bertambah berani melakukan keburukan, dan nasihat pun tidak dapat mempengaruhi hatinya lagi.” (Ihya’ Ulumuddin)


16.2.18

Parenting Ala Rasulullah

Rasulullah adalah suri tauladan kita dalam menjalan kehidupan. Ketika Rasulullah menjadi imam shalat, tiba-tiba Husen datang menghampiri beliau dan langsung menunggangi leher beliau ketika beliau sujud, maka beliau memanjangkan sujudnya sampai-sampai orang menyangka bahwa telah terjadi sesuatu hal. Ketika shalat selesai, mereka bertanya ihwal kejadian itu. Rasulullah SAW mengatakan, “Sesungguhnya anakku menunggangiku, maka saya tidak mau ia terburu-buru (agar turun) sampai ia merasa puas.” (HR. An-Nasai)

Hadis di atas sudah sangat familiar sekali di telinga kita. Dalam shalat saja Rasulullah memberi kesempatan kepada anak anak untuk bermain sesaat sampai puas, tidak melukai hatinya. Apalah lagi dalam kehidupan sehari hari. Menyenangkan hati anak adalah salah satu perkara penting untuk tumbuh kembangnya.

Menjadi orang tua adalah profesi sepanjang hayat. Ada 3 pihak yang berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak seperti prilaku, akidah, akhlak dan ibadahnya. Pertama adalah ayahnya. Alquran bercerita banyak tentang peran ayah terhadap pertumbuhan anak anak. Misalnya dalam surat Lukman. Kedua adalah ibunya. Ibu yang mengandung, melahirkan, menyusui . Waktu anak anak banyak bersama ibu, sehingga ibu menjadi pendidikan pertama dan utama anak anak. Ketiga adalah lingkunganya, baik lingkungan rumah, sekolah dan keluarga besar. Dari ketiga pihak ini, jelas orang tua memiliki pengaruh yang paling dominan. Bagaimana orang tua merumuskan blue print bagi anak anaknya. Siapa yang menjadi rujukan bagi orang tua dalam mendidik anak anaknya, dan bagaimana pola asuh orang tua sehari hari merupakan hal penting untuk diperhatikan.


Rasulullah adalah sebaik baik contoh dalam menjalankan kehidupan. Dalam hal apa saja, seperti dalam beribadah, bermuamalah, berumah tangga, termasuk dalam mendidik anak anak. Rasulullah tahu betul, dunia anak adalah dunia bermain. Maka beliau memberi kesempatan yang luas bagi anak anak untuk bermain. Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Pada suatu hari aku melayani Rasulullah. Setelah tugasku selesai, aku berkata dalam hati, ‘Rasulullah pasti sedang istirahat siang.’ Akhirnya, aku keluar ke tempat anak-anak bermain. Aku menyaksikan mereka sedang bermain. Tidak lama kemudian, Rasulullah datang seraya mengucapkan salam kepada anak-anak yang sedang bermain. Beliau lalu memanggil dan menyuruhku untuk suatu keperluan. Aku pun segera pergi untuk menunaikannya, sedangkan beliau duduk di bawah sebuah pohon hingga aku kembali.” (HR. Ahmad).

Bermain adalah kebutuhan anak anak usia 0-14 tahun. Berilah kesempatan anak anak kita bermain dengan teman sebayanya. Termasuk bermain dengna orang tuanya. Permainan yang mengasikkan bagi anak anak 0-7 tahun bersama orang tua adalah tubuh orang tua itu sendiri. Banyak permianan yang bisa dilakukan bersama anak. Seperti Hasan dan Husen yang bermain di punggung Rasulullah. Akan lebih baik jika permianan itu selain menyenangkan dan memuaskan hati anak, permainan itu juga mengandung unsur edukatif dan meransang orank anak. Disitulah kreatifitas orang tua diperlukan agar bisa menciptakan instrument permianan yang menyenangkan dan edukatif.

Anak anak juga paling suka diberi hadiah. Misalnya ayah pulang dari luar kota membawa hadiah buku atau coklat. Wah pasti anak anak akan senang. Rasulullah pernah membariskan Abdulullah, Ubaidillah dan sejumlah anak-anak pamannya, Al Abbas, dalam suatu barisan, kemudian beliau bersabda: “Siapa yang paling dahulu sampai kepadaku, dia akan mendapatkan (hadiah) ini. Mereka pun berlomba lari menuju tempat Rasulullah berada. Setelah mereka sampai di tempat beliau, ada yang memeluk punggung dan ada pula yang memeluk dada beliau. Rasulullah menciumi mereka semua serta menepati janji kepada mereka.” (Majmu’uz Zawaid).

Memberi hadiah akan membuat hati anak tertaur pada yang memberi hadiah tersebut. Jangnakan anak, kita orang dewasa saja jika diberi hadiah oleh teman pasti akan memiliki perasaan senang kepada yang memberi hadiah. Ketika hati anak sudha dapat kita rebut maka akan sangat mudah sekali mengarahkan dan mendidiknya. Menyenangkan hati anak akan membuatnya trust kepada orang tuanya. Itulah cara hypnosis termudah yang bisa dilakukan orang tua.

Rasulullah juga mengajarkan agar setelah anak lahir diazankan oleh orang tuanya. Selanjutnya dilakukan aqiqah sebagai tanda syukur kita atas anugrah kelahiranya. Kemudian memberi nama yang mengandung arti yang baik.

Hal pertama yang diajarkan kepada anak adalah tauhid. Bukan belajar membaca atau matematika. “Bukalah lidah anak-anak kalian pertama kali dengan kalimat “Lailaha-illaallah”. Dan saat mereka hendak meninggal dunia maka bacakanlah, “Lailaha-illallah. Sesungguhnya barangsiapa awal dan akhir pembicaraannya “Lailah-illallah”, kemudian ia hidup selama seribu tahun, maka dosa apa pun, tidak akan ditanyakan kepadanya.” (sya’bul Iman) Selanjutnya anak perlu diajarkan ibadah. Diantaranya sholat dan puasa. “Perintahlah anak-anak kalian untuk shalat ketika mereka berusia tujuh tahun dan pukullah mereka jika enggan melakukannya pada usia sepuluh tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” (HR. Ahmad).

Diriwayatkan dari Ar-Rubayyi’ bintu Mu’awwidz, salah satu perempuan shalehah sahabat rasul. Ia berkata: “Kami menyuruh puasa anak-anak kami. Kami buatkan untuk mereka mainan dari perca. Jika mereka menangis karena lapar, kami berikan mainan itu kepadanya hingga tiba waktu berbuka.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Walau Rasulullah adalah seorang pemimpin besar, beliau tidak mengajarkan kesenangan duniawi kepada anak anaknya. Anak anaknya diajarkan hidup yang sederhana. Fatimah tidak memiliki asisten rumah tangga. Padahal jika dia mau tentu mudah saja baginya untuk mendapatkan itu.

Demikianlah sedikit cara nabi dalam mendidik anak anaknya sehingga tumbuh menjadi anak anak yang dicatat oleh sejarah dengan tinta emas. Semoga kita bisa meneladani cara Rasulullah dalam mendidik anak. Sehingga kita bisa menajdi orang tua betulan, bukan orang tua kebetulan.

7.2.18

Bukan Anak Anak Kita yang Nakal dan Bermasalah.


yesielsandra.com|Sungguh bukan. Tidak ada yang tiba tiba dimuka bumi ini. Tidak ada yang kebetulan. Semua pasti mengalami proses. Ada sebab pasti ada akibat.

Pernah ada orang tua menanyakan pada saya kenapa anaknya suka memukul dan berantem dengan temanya. Padahal menurutnya ia sangat baik pada anaknya, tidak suka marah, memukul apalagi, tidak pernah katanya. Saya tanyakan, apa yang ditontonnya?

Jawabannya ketemu, tontonan yang telah mengajari anak kita. Filmnya sih bertema anak anak, tapi isinya kekerasan. Kita lalai mengontrol apa yang ditonton anak anak kita.

Ada anak yang sangat kecanduan gadget sampai mengalami gangguan jiwa. Kok bisa? Ya iyalah masih kecil anak sudah punya gadget sendiri. Alasan ortu ngasih gadget maksudnya baik agar bisa berkomunikasi. Kita belikan yang model terbaru biar ngak kalah dengan anak tetangga, kita belikan pulsannya.Tapi kita lalai mengontrolnya.

Pernah nggak Anda lihat video anak SMP masih mengenakan seragam melahirkan? Kenapa anak belia itu bisa menyerahkan kehormatannya begitu saja pada laki laki? Karena tidak ada figur ayah dalam dirinya. Ayah sibuk. Ayah tidak perhatian, ketika ada laki laki yang merhatiin dikit aja, langsung kesemsem..

Fenomena A*****N, seorang selebgram yang suka dugem ternyata semakin diminati remaja. Lihatlah followers nya terus bertambah. Padahal yang dilakukanya sangat jauh dari nilai dan budaya ketimuran apalagi dengan Islam. Ekspektasi ortunya yang tinggi, Jakarta yang liar dan buas telah mengubah gadis berjilbab didaerahnya ketika itu menjadi seperti sekarang ini.


Saya menerima curhat banyak ortu yang masih teriak teriak membangunkan anak untuk sholat subuh. Padahal anak ini ada yang alumni pesantren. Bukan salah pesantren nya, kita yang lalai. Karena ketika masih kecil kita kadang kasihan melihat anak harus bangun subuh. Kalaupun dibangunkan ya itu tadi awalnya teriak teriak. Sampai besar ngak berubah, teriak teriak terus.

Ada lagi ortu yang curhat anaknya kalau bicara kasar sekali. Tidak menghormati ortu, lebih mendengar teman dari pada ortu. Coba cek dan ricek, kita sehari hari bicara kasar ngak sama anak?, Kalau anak bicara kita perhatian ngak dengan apa yang dibicarakannya? Kalau bicara dengan teman nyambung, lah kenapa dengan kita ngak? Biasanya alasan kita adalah capek pulang kerja pengen istirahat. Ngak mau diganggu anak anak. Kalaupun mau bicara, biasanya yang kita bicarakan adalah, sudah ngerjain PR belum?

Siapa yang salah, anak atau cara kita mendidik anak yang harus diintropeksi. Keluarga, khususnya ibu adalah kekuatan utama kemajuan sebuah peradaban.

Tetapi syaitan akan selalu membisikkan ke dalam dada ibu untuk terus eksis di luar, untuk terus kerja siang malam banting tulang. Untuk sama persis dengan laki laki dalam segala hal. Soal anak, outsourcing kan saja. Nanti juga gede sendiri, kan dikasih makan, nanti pinter sendiri, kan udah dilesin.....

Ketika anak kita sudah menjadi mangsa predator, atau larut dalam narkoba, free sex, kenakalan remaja, ada kah lagi manfaatnya kita eksis di luar rumah? Adakah lagi berguna harta, pangkat, jabatan yang selama ini kita kejar, kita impikan, kita mati Matian mendapatkannya. Masihkah lagi berguna?

Bukan anak kita yang bermasalah, kita yang harus introspeksi diri.

Bukan anak kita yang harus dinasehati, kita yang perlu nasehat, agar kembali pada misi penciptaan kita, agar tidak menjadi ibu yang haus akan pangkat, jabatan dan harta dunia, sementara lupa memeluk anak anak kita, permata yang Allah jadikan sebagai jalan kita menuju surga.

Bukan anak kita yang harus berubah, kita yang harus berubah menjadi orang tua betulan. Karena dari sononya sungguh anak itu terlahir dalam fitrah kebaikan.

Di training hypnosis nanti akan dibahas sedikit tentang hypnoparenting. Barsama kita tumbuh dan berkembang.