8.3.18

10 Tips Menjadi Perempuan Kreatif, Produktif dan Prestatif di Zaman Now

Kehidupan perempuan selalu menarik untuk diperbincangkan. Banyak moment diperingati berkaitan dengan perempuan. Mulai dari peringatan hari kartini, hari ibu, bahkan internasional memiliki tanggal sendiri untuk memperingati hari perempuan.

Tetapi cukupkah perempuan hanya diperingati dalam moment moment tersebut? Sedangkan di sana sini perempuan masih mengalami diskriminasi, perempuan hanya dianggap sebagai pelengkap kehidupan laki laki.

Memang diberbagai bidang sudah tampil perempuan perempuan yang memberi kontribusi  bagi perkembangan dunia. Tetepi jumlah itu masih sangat sedikit. Dan perempuan perempuan yang tampil pada panggung sejarah itu biasanya adalah anak anak pelaku sejarah juga. Atau mereka yang terlahir dari orang tua yang berada atau berpendidikan tinggi.

Baca Juga: Apa Yang Harus Dilakukan Ketika Usia Memasuki 40 Tahunl

Dari rahim perempuan kehidupan ini berawal. Maka perlu ada sebuah ikhtiar menjadikan perempuan kuat baik secara fisik maupun mentalnya. Karena kehidupan anak manusia 2 tahun pertama dalam dekapanya, maka perlu ada sebuha iktiar membuatnya memiliki ilmu pengetahuan yang luas, terdidik, cakap mendidik anak anaknya, terampil mengurus rumah tangganya. Ringkasnya saya menyebut perlu ada upaya membuat perempuan kreatif, produktif dan prestatif.

Ikhtiar itu pertama sekali sebaiknya berasal dalam diri perempuan itu sendiri. Ia sebaiknya menyadari betapa dirinya sangat penting bagi peradaban ini. Pendidikan formal tidak menjamin perempuan terampil menunaikan peran domestiknya, termasuk melejitkan fitrahnya yaitu mengandung, melahirkan dan menyusui bayinya.

Baca Juga: Ibunya Doktor Kenapa Anaknya Tidak Sekolah?

Lantas apa yang perlu dilakukan perempuan agar menjadi kreatif, inovatif dan produkti? Sebelum dilanjutkan perlu kita maksnai terlebih dahulu apa definisi kreatif dalam konteks ini. Perempuan kreatif adalah perempuan yang memiliki kemampuan memecahkan masalah, perempuan yang memiliki daya cipta dan imajinatif. Misalnya untuk urusan dapur, perempuan kreatif memiliki berbagai cara mengolah makanan dengan menu variatif dan praktis untuk keluarganya.

Bagaimana dengan perempuan produktif, seperti apakah perempuan produktif itu? Perempuan produktif adalah perempuan yang mampu menghasilkan baik fininsial maupun non finansial. Secara finansial artinya perempuan itu bisa menghsilkan uang. Ingat untuk menghasilkan uang tidak harus bekerja menjadi pegawai di kantor atau bekerja di sektor publik lainya. Perempuan yang produktif tetap dapat menghasilkan uang walau mereka hanya di rumah saja. Produktif secara non finansial misalnya perempuan itu menghasilkan karya di lingkunganya.

Baca Juga: Haruskah Ibu Rumah Tangga Menjadi PNS?l

Sedangkan yang disebut perempuan prestaitf adalah perempuan memberi nilai dan hasil dari apa yang telah dikerjakanya, hal ini berkaitan dengan hasil kinerja positif yang telah dilakukanya. hasil tersebut memberi inspirasi bagi orang lain.

Setiap perempuan sangat bisa saja menjadi kreatif, produktif dan prestatif. Karena setiap manusia adalah karya maha agung sang pencipta. Begitu juga dengan perempuan. Setiap permpuan terlahir sebagai masterpiiece. Hal ini sebaiknya disadari oleh setip perempuan dengan mengubah mindsetnya bahwa ia adalah makhluk luar biasa yang sengaja diciptakan sebagai arsitek peradaban. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

1. Selalu berdoa kepada Allah SWT agar dijadikan perempuan yang sholehah.
2. Belajar dan terus belajar. Tidak pernah ada kata berhenti untuk belajar
3. Bergaul dengan perempuan perempuan yang kreatif, produktif dan prestatif
4. Ubah mindset bahwa perempuan juga bisa melejit tinggi, perempuan tidak lemah
5. Berfikir positif dan yakin kita mampu
6. Perluas wawasan dengan banyak membaca atau bergabung dalam berbagai komunitas
7. Banyak memberi dan berbagi
8. Taat pada orang tua atau suami
9. Gali terus potensi yang terpendam
10. berani mencoba hal hal yang baru


Restoran Ini Setiap Tanggal 1 Selalu Diskon 50%

yesielsandra.com. Macam macam cara unit usaha menarik konsumen. Ada yang menarik pelanggan dengan promo member get member, ada yang beli satu gratis satu, ada yang diskon dan sebagainya. Memberi diskon adalah cara umum yang dilakukan toko dan unit usaha lainya dalam melakukan promosi.

Cara ini dilakukan hampir oleh seluruh pelaku usaha. Biasanya moment diskon yang sering dilakukan adalah di akhir tahun, perayaan hari besar atau pergantian musim. Sayangnya kadang ada yang sengaja menaikan harga terlebih dahulu setelah itu baru mereka memberi diskon. 

Memberi diskon dapat diyakini menaikan penjulan usaha. Dalam ilmu prilaku konsumen, biasanya konsumen akan tertarik membeli barang jika ada potongan harganya. Kadang kadang konsumen itu melakukan impulse buyer atau pembelian tidak terencana. Pas lagi jalan jalan di mall kemudian konsumen melihat ada diskon maka dengan refleks biasanya konsumen akan melakukan pembelian. Makanya pelaku usaha apakah itu restoran, supermarket, salon dan lain lain memberikan diskon untuk menaikan penjualanya.

Berbeda dengan restoran yang ada pada umumnya, Ada sebuah restoran Mie Udong bernama Marugame Seimen di Kanazawa yang terletak di daerah Morinosato yang memberikan diskon 50% setiap tanggal 1. Berarti ada 12 kali restoran ini setahun memberikan diskon ke konsumen. Harga tidak pernah dinaikan dulu sebelum diskon. Jadi harga yang tertera adalah harga normal setiap harinya.

Pertama kali makan di restoran ini saya agak kaget karena setelah makan kita membersihkan sendiri meja makan dan membawa peralatan makan ke dapur yang terhubung ke pintu keluar. Sepertinya tidak hanya restoran ini yang konsumenya membawa sendiri piring kotor ke dapur. Saya pernah juga makan di restoran lain juga demikian. Kita mmebawa piring kotor ke dapur dan membersihkan meja sendiri. Setiap tanggal 1 diawal bulan restoran ini selalu ramai dan penuh antrian hingga larut malam.

Orang Indonesia banyak memanfaatkan moment diskon 50% ini untuk makan setiap bulanya di restoran ini. Lumayan menghemat pengeluaran. Saya sendiri kalau ke sana juga tangal 1. Kami ke restoran itu malam hari untuk menghindari antrian yang panjang. Untungnya apartemen kami dekat dengan restoran ini, ke sana malam haripun tidak ada masalah dengan transportasi. Berbagai menu disediakan di sini.

Kami memilih hanya menu yang boleh dimakan. Walaupun menu lain sangat menggoda untuk dicoba, tapi kami tidak berani mencobanya karena tidak dapat dipastikan kehalalanya. Walau menu halal terbatas di restoran Jepang, kita dapat memilih makanan yang tidak mengandung babi dan alkohol. Sebaiknya ditanya terlebih dahulu ke pelayanya dari apa saja produk ini dibuat. Mereka biasanya mejelaskan dengan jujur. Sehingga kita dapat memutuskan dan memilih mengkonsumsinya atau tidak.

7.3.18

Serunya Mengajak Anak Wisata Murah Meriah di Dekat Rumah


yesielsandra.com. Seiap orang menyukai wisata. Jalan jalan menikmati keindahan memberi anak kita pengalaman baru yang bisa memberi kekayaan pengetahuan pada dirinya. Setiap kelarga berbeda beda kebutuhna berwisatanya. Jika mmapu ada yang mengajak keluarganya berwisata ke luar negeri atau ke luar kota. Itu semua tentu memberi sensasi berbeda beda pada setiap tempat wisata yang dikunjungi.

Menurut saya, tidak harus berwisata ke tempat yang jauh dan mahal. Tetapi jika kita memiliki anggaran untuk, itu tidak ada salahnya juga.Misalnya berwisata ke luar negeri atau ke luar kota. Bagi kita yang memiliki anggaran terbatas, waktu dan kesempatan terbatas, maka dapat berwisata di dekat rumah saja. Kelebihanya, kita tidak perlu membuat perencanaan yang panjang, tidak perlu booking tiket, booking hotel, akomodasi dan konsumsi juga tidak perlu repot. Kita juga tidak perlu menunggu waktu libur panjang dan mengabiskan waktu berhari hari. Selain hemat dan efisien, anak anak akan memberi kekayaan informasi tentang wisata lokal. Anak anak bisa menjadi duta wisata lokal dan memajukan budaya dan keindahan alam di dekat rumahnya.

Kebetulan saat ini kami sedang tinggal di kota Kanazawa, Jepang. Banyak tempat wisata yang menarik di sini. Alhamdulillah beberapa kali kami pernah mengajak anak berwisata ke luar kota, seperti melihat Sky Tree di Tokyo. Melihat Musium Dinosaurus dan Angel land di Fukui, Melihat Sui Zoku Kan di Notijima dll.

Tidak jauh dari apartemen kami, ada sebuah tempat wisata yang sangat menarik namanya, Taman Kenrokuen. Taman ini sangat terkenal di Jepang, banyak dikunjungi wisatawan lokal dari Kanazawa, banyak juga dikunjungi oleh wisatawan dari seluruh Jepang bahkan tidak sedikit juga yang berasal dari mancanegara.

Taman ini tidak seperti taman lain pada umumnya, memiliki pemandangan yang sangat cantik. Taman ini sangat kental dengna gaya Jeangnya. Memiliki luas sekitar 11 hektar. Taman ini memiliki kolam besar Kasumigaike, di tengahnya ada pulau kecil. Ada juga air terjun Midori, air mancur, sungai yang di kiri kananya tumbuh pohon sakura yang cantik. Diseberang Taman Kenrokuen ada Kastil Kanazawa yang sangat penuh dengna unsur budaya Jepangnya. Di dekat Taman jugaada Museum Kontemporer anad 21. ketiga tepat wisata itu sangat berdekatan sehingga kita bisa mengunjungi ketiganya dengna berjalan kaki.

Sakura sedang mekarkKetika kami mengunjungi Taman Koenrokuen dan Kanazawa Kastil, yaitu awal bulan April. Sakura hanya mekar pada bulan April, itupun kurang lebih hanya 7-10 hari. Setelah itu bunga sakura akan berguguran. Saat bunga Sakura mekar, banyak warga Kanazawa mengunjungi objek wisata untuk melihat keindahan bunga Sakura.

Anak anak sangat menikmati perjalanan ini. Tidak banyak biaya yang kami keluarkan untuk menikmati keindahan tempat wisata sekaligus tempat bersejaran yang terkenal di Jepang ini. Kami tidak membawa konsumsi dari rumah, karena sebelum berangkat makan dulu. Di sana hanya membeli makanan dan minuman ringan yang halal. Ternyata berwisata didekat rumah sangat efisien, hemat waktu, murah meriah dan tetap menyenangkan.

27.2.18

Menjadi Istri Pendamping Setia Suami


yesielsandra.com. Rumah tangga sakinah mawadah warahmah tidak akan ada jika tidak ada suami dan istri yang saling mendukung. Suami istri yang saling berkorban, saling bahu membahu, saling memotivasi dan saling meningkatkan kualitas dan kapabilitas pasanganya masing masing.

Saya mengatakan saling. Kenapa? karena pada diri suami dan istri ada kelebihan dan kekurangan. Ada peluang dan ancaman. Ada kesempatan dan tantangan. Sehingga satu sama lain perlu memahami bahwa tidak akan sampai tujuan rumah tangga jika suami atau istri tidak saling mendukung pasanganya.

Saya masuk program Doktor di Unpad tahun 2002. Pada tahun 2003 saya menikah. Kebetulan waktu itu saya di Bandung, sedangkan suami saya bekerja di kota lain. Dua bulan pertama kami lalui dengan LDR. Sabtu dan minggu suami saya ke Bandung. Setelah dijalani kok rasanya ngak nyaman. Entah karena penganten baru atau memang karena seharusnya suami istri itu bersatu, kami mencoba melakukan kontemplasi. Kami berdiskusi panjang. Jika kondisi ini terus kami lalui sepertinya kurang sehat untuk pernikahan kami. 

Kami mulai menghitung hitung kekuatan dan kesempatan. Salah satu harus mengalah. Saya yang mundur melanjutkan program doktor, atau suami saya yang berhenti bekerja dan pindah ke Bandung. Pilihan yang pastinya sangat sulit dan berat.

Akhirnya pilihan jatuh pada suami saya. Suami saya mengalah, dia resign. Bukan berarti saya gembira. karena maslah baru pasti akan muncul. yaitu pekerjaan. Tidak mudah mencari pekerjaan dengan tamatan D3. Bagi Allah mudah sekali memberi kita rezeki jika tujuan kita adalah untuk beribadah dan menyeru manusia kepadaNya. 

Roda berputar, waktu berlalu. Setiap saat akan ada terus ujian untuk menaikan kelas rumah tangga kita dalam rupa yang berbeda beda. Saat ini saya harus rela meninggalkan karier saya yang sadang tumbuh dna berkembang. Saya harus mengikuti suami saya tugas belajar. 

Saya bersyukur, sebelumnya saya adalah dosen yang mengajar di 3 kampus pascasarjana di Sumatera Barat. Saya biasanya mengisi seminar dan training, menjadi narasumber tetap setiap mingu di radio. Untuk sementara semua harus ditinggal demi mendampingi suami.

Saya tidak khawatir, kenapa? karena menurut saya karier perempuan yang terbaik itu bukan di publik, tetapi di domestik, di rumahnya. Sebaik baik perempuan adalah perempuan yang sholehah. Tolak ukur kesholehahan seorang istri adalah ketika dieprintahkan oleh suaminya dia taat. Dia selalu ada disaat suaminya "membutuhkannya". Dia memberikan ketenangan saat suaminya galau, dia hadir lahir dan batin saat suaminya perlu dukungan. Dia berkata tegas dan lantang saat suaminya perlu motivasi, dia selalu ada saat suaminya perlu didampingi.

Istri sholehah adalah istri yang setia dalam suka dan duka, dalam tangis dan tawa, dalam sempit dan lapang dalam rendah dan tinggi. dalam gelap dan terang. dalam rendah dan tinggi. Apapun dan bagaimanapun keadaan suaminya dia akan meninggikan suaminya seranting dan mendahulukannya selangkah.

Ketika istri mampu menghadirkan dirinya seperti apa yang dibutuhkan suaminya, maka seluruh langit dan bumi akan memudahkan langkahnya. Pintu pintu rezeki akan terbuka lebar pada keluarganya. Rumahnya akan semerbak bagaikan syurga. Anak anaknya akan tumbuh tidka saja menajdi anak yang sholeh dan sholehah tetapi juga anak anak yang sehat dan pintar. karena keharmonisan dan kehangatan keluarga mengalir dalam setiap tumbuh kembang mereka...

19.2.18

Boleh Ngak Sih Memberikan Reward dan Punisment Pada Anak?


yesielsandra.com. "Bunda, maafkan Kakak". Anak saya yang paling besar menghampiri, tanganya menjabat tangan saya dan iapun memeluk. Sayapun menyambut tangan itu dan memeluk lebih erat lagi. Kamipun menangis. Saya menjelaskan kepadanya kenapa dia mendapat hukuman malam itu. Dia mengerti, dan berkali kali mengaku khilaf dan meminta maaf. Dia  berusaha memberi penjelasan mengapa sikapnya seperti itu malam itu. Sayapun meminta maaf padanya. Saya katakan, maafkan Bunda, bantu bunda mendidik Kakak dan Adek adek sesuai yang mereka inginkan. Dan saya berjanji padanya akan menjadi orang tua yang lebih baik lagi.

Orang tua sebaiknya memiliki ketegasan dan berwibawa dihadapan anak anaknya. Jika tidak anak anak akan kurang penghormatamya, berani menentang dan mudah melawan orang tua. 

Ketika anak anak kita berbuat baik, sepantasnya mereka mendapat reward. Sebaliknya jika mereka melakukan kesalahan setelah diingatkan, konsekwensinya mereka juga mendapat hukuman atau punishment.

Bolehkan memberi Reward dan Punishment?

Rujukan kita dalam kehidupan sehari hari adalah Alquran dan Sunnah Nabi. Begitu juga dalam mendidik anak. Secara detail pendidikan anak tidak dijabarkan, tapi kita diberikan akal dan pikiran oleh Allah untuk melakukan improvisasi sepanjang tidak keluar dari aturan yang telah Allah dan Rasul tetapkan. 

Mari kita lihat surat Al Zazalah berikut. Allah memberi balasan kepada siapa saja yang berbuat kebaikan walau hanya sebesar biji dzarah. Allah Juga membalas setiap kejahatan walapun hanya dilakukan sebesar biji dzarah. Biji dzarah itu kira kira seperti biji sayur bayam, sangat kecil sekali.
“Barang siapa yang melakukan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasannya), dan barang siapa yang melakukan kejahatan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat balasannya.” (Q.S. al-Zalzalah : 7-8)

Hadits tentang Rasulullah SAW memberikan hadiah kepada anak-anak. Rasulullah SAW pernah membariskan ‘Abdullah, ‘Ubaidillah, dan sejumlah anak-anak paman beliau, ‘Abbas r.a. dalam satu barisan. Kemudian beliau bersabda,”Barangsiapa yang lebih dahulu sampai padaku, maka dia akan mendapatkan anu dan anu.”

Mereka pun berlomba lari menuju ke tempat Nabi SAW berada. Setelah sampai kepadanya, ada yang memeluk punggungnya dan ada pula yang memeluk dadanya dan Nabi menciumi mereka serta menepati janji kepada mereka (HR. Ahmad, Musnad Bani Hasyim 1739)

Mengenai seperti apa balasan, hadiah atau reward yang akan kita berikan kepada anak bisa disesuaikan dengna kemampuan orang tua atau berdasarkan besar kecilnya capaian dan usaha yang telah dilakukan anak. Tidak semua capaian tersebut harus diberi reward sebagaimana tidak semua juga kesalahan anak kita beri hukuman. Semua tergantung kondisi orang tua dan anak.

Mengenai hukuman atau punishment ada hadis nabi yang menjelaskan hal tersebut. Hal ini jika dilakukan jika anak belum melaksanakan syariat pada batas usia tertentu, "Ajarilah anak sholat oleh kalian sejak usia 7 tahun dan pukullah dia karena meninggalkannya bila telah berusia 10 tahun.” (HR. Tirmidzi, Abu Dawud, ad-Darami)

Tahapan pemberian hukuman ini disesuaikan dengan umur anak. Tidak tiba tiba diberi hukuman. Ada prosesnya, misalnya kita sudah melakukan transfer nilai nilai kebaikan, sudah dicontohkan, diberi tahu dulu, diajarkan dulu, dimotivasi dulu, sudah dibiasakan, dan sudah dibuat perjanjian terlebihdulu. Sehingga anak tidak kaget dan melakukan perlawanan apalagi sampai membenci dan kasar ke orang tuanya. Tapi karena kelalaianya, karena egonya, anak anak melakukan kesalahan, kemudian mereka kita beri hukuman, mereka akan memahami. Mereka akan bisa menerima kenapa mereka dihukum.

Adapun tujuan diberi Reward adalah untuk : 

1. Memberikan penghargaan kepada anak. 
2. Memberikan kasih sayang. 
3 Menguatkan kebiasaan baik pada anak.
4. Sebagai bentuk perhatian orang tua pada anak.

Sedangkan Punisment diberikan bertujuan untuk:

1. Agar anak tidak mengulangi kebiasaan yang tidak baik yang dilakukanya. 
2. Anak tau mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan. 
3. Memberikan pelajaran kepada anak.
4. Sebagai bentuk perhatian orang tua pada anak.

Reward atau hadiah terbaik dari orang tua kepada anak anaknya adalah kasih sayang dan cinta yang tak bertepi berupa adab yang baik. Rasulullah SAW juga bersabda, “Tidaklah seorang ayah memberikan hadiah kepada anaknya yang lebih utama dari hadiah adab yang baik.” (HR. Hakim)

Reward juga tidak harus berupa benda, memberi pujian, senyuman, pelukan, ucapan terimakasih itu juga sudah merupakan hadiah terindah bagi anak. 

Sebaliknya ketika anak kita melakukan kesalahan, sebaiknya kita tetap dapat mengontrol emosi kita dengan tidak mencela apalagi sampai melakukan tindakan kekerasan padanya. Imam Ghazali Rah.a. mengatakan, “Jangan Anda banyak mencela anak, karena dia akan menjadi terbiasa dengan celaan. Akhirnya dia akan bertambah berani melakukan keburukan, dan nasihat pun tidak dapat mempengaruhi hatinya lagi.” (Ihya’ Ulumuddin)


16.2.18

Parenting Ala Rasulullah

Rasulullah adalah suri tauladan kita dalam menjalan kehidupan. Ketika Rasulullah menjadi imam shalat, tiba-tiba Husen datang menghampiri beliau dan langsung menunggangi leher beliau ketika beliau sujud, maka beliau memanjangkan sujudnya sampai-sampai orang menyangka bahwa telah terjadi sesuatu hal. Ketika shalat selesai, mereka bertanya ihwal kejadian itu. Rasulullah SAW mengatakan, “Sesungguhnya anakku menunggangiku, maka saya tidak mau ia terburu-buru (agar turun) sampai ia merasa puas.” (HR. An-Nasai)

Hadis di atas sudah sangat familiar sekali di telinga kita. Dalam shalat saja Rasulullah memberi kesempatan kepada anak anak untuk bermain sesaat sampai puas, tidak melukai hatinya. Apalah lagi dalam kehidupan sehari hari. Menyenangkan hati anak adalah salah satu perkara penting untuk tumbuh kembangnya.

Menjadi orang tua adalah profesi sepanjang hayat. Ada 3 pihak yang berpengaruh besar terhadap tumbuh kembang anak seperti prilaku, akidah, akhlak dan ibadahnya. Pertama adalah ayahnya. Alquran bercerita banyak tentang peran ayah terhadap pertumbuhan anak anak. Misalnya dalam surat Lukman. Kedua adalah ibunya. Ibu yang mengandung, melahirkan, menyusui . Waktu anak anak banyak bersama ibu, sehingga ibu menjadi pendidikan pertama dan utama anak anak. Ketiga adalah lingkunganya, baik lingkungan rumah, sekolah dan keluarga besar. Dari ketiga pihak ini, jelas orang tua memiliki pengaruh yang paling dominan. Bagaimana orang tua merumuskan blue print bagi anak anaknya. Siapa yang menjadi rujukan bagi orang tua dalam mendidik anak anaknya, dan bagaimana pola asuh orang tua sehari hari merupakan hal penting untuk diperhatikan.


Rasulullah adalah sebaik baik contoh dalam menjalankan kehidupan. Dalam hal apa saja, seperti dalam beribadah, bermuamalah, berumah tangga, termasuk dalam mendidik anak anak. Rasulullah tahu betul, dunia anak adalah dunia bermain. Maka beliau memberi kesempatan yang luas bagi anak anak untuk bermain. Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Pada suatu hari aku melayani Rasulullah. Setelah tugasku selesai, aku berkata dalam hati, ‘Rasulullah pasti sedang istirahat siang.’ Akhirnya, aku keluar ke tempat anak-anak bermain. Aku menyaksikan mereka sedang bermain. Tidak lama kemudian, Rasulullah datang seraya mengucapkan salam kepada anak-anak yang sedang bermain. Beliau lalu memanggil dan menyuruhku untuk suatu keperluan. Aku pun segera pergi untuk menunaikannya, sedangkan beliau duduk di bawah sebuah pohon hingga aku kembali.” (HR. Ahmad).

Bermain adalah kebutuhan anak anak usia 0-14 tahun. Berilah kesempatan anak anak kita bermain dengan teman sebayanya. Termasuk bermain dengna orang tuanya. Permainan yang mengasikkan bagi anak anak 0-7 tahun bersama orang tua adalah tubuh orang tua itu sendiri. Banyak permianan yang bisa dilakukan bersama anak. Seperti Hasan dan Husen yang bermain di punggung Rasulullah. Akan lebih baik jika permianan itu selain menyenangkan dan memuaskan hati anak, permainan itu juga mengandung unsur edukatif dan meransang orank anak. Disitulah kreatifitas orang tua diperlukan agar bisa menciptakan instrument permianan yang menyenangkan dan edukatif.

Anak anak juga paling suka diberi hadiah. Misalnya ayah pulang dari luar kota membawa hadiah buku atau coklat. Wah pasti anak anak akan senang. Rasulullah pernah membariskan Abdulullah, Ubaidillah dan sejumlah anak-anak pamannya, Al Abbas, dalam suatu barisan, kemudian beliau bersabda: “Siapa yang paling dahulu sampai kepadaku, dia akan mendapatkan (hadiah) ini. Mereka pun berlomba lari menuju tempat Rasulullah berada. Setelah mereka sampai di tempat beliau, ada yang memeluk punggung dan ada pula yang memeluk dada beliau. Rasulullah menciumi mereka semua serta menepati janji kepada mereka.” (Majmu’uz Zawaid).

Memberi hadiah akan membuat hati anak tertaur pada yang memberi hadiah tersebut. Jangnakan anak, kita orang dewasa saja jika diberi hadiah oleh teman pasti akan memiliki perasaan senang kepada yang memberi hadiah. Ketika hati anak sudha dapat kita rebut maka akan sangat mudah sekali mengarahkan dan mendidiknya. Menyenangkan hati anak akan membuatnya trust kepada orang tuanya. Itulah cara hypnosis termudah yang bisa dilakukan orang tua.

Rasulullah juga mengajarkan agar setelah anak lahir diazankan oleh orang tuanya. Selanjutnya dilakukan aqiqah sebagai tanda syukur kita atas anugrah kelahiranya. Kemudian memberi nama yang mengandung arti yang baik.

Hal pertama yang diajarkan kepada anak adalah tauhid. Bukan belajar membaca atau matematika. “Bukalah lidah anak-anak kalian pertama kali dengan kalimat “Lailaha-illaallah”. Dan saat mereka hendak meninggal dunia maka bacakanlah, “Lailaha-illallah. Sesungguhnya barangsiapa awal dan akhir pembicaraannya “Lailah-illallah”, kemudian ia hidup selama seribu tahun, maka dosa apa pun, tidak akan ditanyakan kepadanya.” (sya’bul Iman) Selanjutnya anak perlu diajarkan ibadah. Diantaranya sholat dan puasa. “Perintahlah anak-anak kalian untuk shalat ketika mereka berusia tujuh tahun dan pukullah mereka jika enggan melakukannya pada usia sepuluh tahun, dan pisahkanlah tempat tidur mereka.” (HR. Ahmad).

Diriwayatkan dari Ar-Rubayyi’ bintu Mu’awwidz, salah satu perempuan shalehah sahabat rasul. Ia berkata: “Kami menyuruh puasa anak-anak kami. Kami buatkan untuk mereka mainan dari perca. Jika mereka menangis karena lapar, kami berikan mainan itu kepadanya hingga tiba waktu berbuka.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Walau Rasulullah adalah seorang pemimpin besar, beliau tidak mengajarkan kesenangan duniawi kepada anak anaknya. Anak anaknya diajarkan hidup yang sederhana. Fatimah tidak memiliki asisten rumah tangga. Padahal jika dia mau tentu mudah saja baginya untuk mendapatkan itu.

Demikianlah sedikit cara nabi dalam mendidik anak anaknya sehingga tumbuh menjadi anak anak yang dicatat oleh sejarah dengan tinta emas. Semoga kita bisa meneladani cara Rasulullah dalam mendidik anak. Sehingga kita bisa menajdi orang tua betulan, bukan orang tua kebetulan.

7.2.18

Bukan Anak Anak Kita yang Nakal dan Bermasalah.


yesielsandra.com|Sungguh bukan. Tidak ada yang tiba tiba dimuka bumi ini. Tidak ada yang kebetulan. Semua pasti mengalami proses. Ada sebab pasti ada akibat.

Pernah ada orang tua menanyakan pada saya kenapa anaknya suka memukul dan berantem dengan temanya. Padahal menurutnya ia sangat baik pada anaknya, tidak suka marah, memukul apalagi, tidak pernah katanya. Saya tanyakan, apa yang ditontonnya?

Jawabannya ketemu, tontonan yang telah mengajari anak kita. Filmnya sih bertema anak anak, tapi isinya kekerasan. Kita lalai mengontrol apa yang ditonton anak anak kita.

Ada anak yang sangat kecanduan gadget sampai mengalami gangguan jiwa. Kok bisa? Ya iyalah masih kecil anak sudah punya gadget sendiri. Alasan ortu ngasih gadget maksudnya baik agar bisa berkomunikasi. Kita belikan yang model terbaru biar ngak kalah dengan anak tetangga, kita belikan pulsannya.Tapi kita lalai mengontrolnya.

Pernah nggak Anda lihat video anak SMP masih mengenakan seragam melahirkan? Kenapa anak belia itu bisa menyerahkan kehormatannya begitu saja pada laki laki? Karena tidak ada figur ayah dalam dirinya. Ayah sibuk. Ayah tidak perhatian, ketika ada laki laki yang merhatiin dikit aja, langsung kesemsem..

Fenomena A*****N, seorang selebgram yang suka dugem ternyata semakin diminati remaja. Lihatlah followers nya terus bertambah. Padahal yang dilakukanya sangat jauh dari nilai dan budaya ketimuran apalagi dengan Islam. Ekspektasi ortunya yang tinggi, Jakarta yang liar dan buas telah mengubah gadis berjilbab didaerahnya ketika itu menjadi seperti sekarang ini.


Saya menerima curhat banyak ortu yang masih teriak teriak membangunkan anak untuk sholat subuh. Padahal anak ini ada yang alumni pesantren. Bukan salah pesantren nya, kita yang lalai. Karena ketika masih kecil kita kadang kasihan melihat anak harus bangun subuh. Kalaupun dibangunkan ya itu tadi awalnya teriak teriak. Sampai besar ngak berubah, teriak teriak terus.

Ada lagi ortu yang curhat anaknya kalau bicara kasar sekali. Tidak menghormati ortu, lebih mendengar teman dari pada ortu. Coba cek dan ricek, kita sehari hari bicara kasar ngak sama anak?, Kalau anak bicara kita perhatian ngak dengan apa yang dibicarakannya? Kalau bicara dengan teman nyambung, lah kenapa dengan kita ngak? Biasanya alasan kita adalah capek pulang kerja pengen istirahat. Ngak mau diganggu anak anak. Kalaupun mau bicara, biasanya yang kita bicarakan adalah, sudah ngerjain PR belum?

Siapa yang salah, anak atau cara kita mendidik anak yang harus diintropeksi. Keluarga, khususnya ibu adalah kekuatan utama kemajuan sebuah peradaban.

Tetapi syaitan akan selalu membisikkan ke dalam dada ibu untuk terus eksis di luar, untuk terus kerja siang malam banting tulang. Untuk sama persis dengan laki laki dalam segala hal. Soal anak, outsourcing kan saja. Nanti juga gede sendiri, kan dikasih makan, nanti pinter sendiri, kan udah dilesin.....

Ketika anak kita sudah menjadi mangsa predator, atau larut dalam narkoba, free sex, kenakalan remaja, ada kah lagi manfaatnya kita eksis di luar rumah? Adakah lagi berguna harta, pangkat, jabatan yang selama ini kita kejar, kita impikan, kita mati Matian mendapatkannya. Masihkah lagi berguna?

Bukan anak kita yang bermasalah, kita yang harus introspeksi diri.

Bukan anak kita yang harus dinasehati, kita yang perlu nasehat, agar kembali pada misi penciptaan kita, agar tidak menjadi ibu yang haus akan pangkat, jabatan dan harta dunia, sementara lupa memeluk anak anak kita, permata yang Allah jadikan sebagai jalan kita menuju surga.

Bukan anak kita yang harus berubah, kita yang harus berubah menjadi orang tua betulan. Karena dari sononya sungguh anak itu terlahir dalam fitrah kebaikan.

Di training hypnosis nanti akan dibahas sedikit tentang hypnoparenting. Barsama kita tumbuh dan berkembang.


Apa Yang harus Dilakukan Ketika Usia Memasuki 40 Tahun?


yesielsandra.com| Waktu tak pernah lelah bergerak. Hari tak pernah berhenti berganti. Begitu juga dengan usia kita, terus bertambah. Menjadi tua adalah kepastian, menjadi dewasa adalah pilihan.

Usia 40 tahun disebut Allah dalam Al-Qur'an. Allah berfirman :



Sehingga apabila dia telah dewasa dan usianya mencapai empat puluh tahun, ia berdo’a : “Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat ENGKAU yang telah ENGKAU berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shalih yang ENGKAU ridhoi; berilah kebaikan kepadaku dengan memberikan kebaikan kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada ENGKAU dan sesungguhnya aku termasuk orang2 yang berserah diri.”” (Al-Qur’an, Surat Al-Ahqaf, ayat 15).
Pasti ada yang istimewa di usia 40 tahun sehingga Allah menyebutnya dalam kitab suci. Usia 40 tahun diyakini sebagai usia yang matang dan dewasa baik secara biologis maupun psikologis. Para nabi diutus selalu di atas usia 40 tahun. 
Usia 40 tahun memberi peringatan kepada kita bahwa kita telah melewati setengah kehidupan ini. Belum tentu kedepanya kita masih memiliki kesempatan hidup. 
Jauh sebelum usia 40 tahun saya menginggatkan diri saya sendiri agar "hati hati" dalam menjalankan kehidupan. Sayapun memiliki beberapa resolusi, diantaranya:
1. Menjadi Volunteer
Alhamdulillah, walaupun tidak mewah rasanya saya sudah memiliki semuanya. Pendidikan sudah sampai puncak. Alhamdulillah karier berjalan dengan baik. Alhamdulillah memiliki keluarga yang harmonis. Saya ingin bersyukur pada Allah atas semua itu dengan mengabdikan diri untuk masyarakat. Saya ingin bisa banyak berbagi, memberi, mencerdaskan kehidupan bangsa. Saat ini yang ada dalam pikiran saya adalah bagaimana bisa berbuat untuk orang lain. Menjadi jalan bagi orang lain. Menjadi solusi dan bermanfaat bagi orang lain.  
2. Bisa Berkunjung ke Luar Negeri
Resolusi saya yang lain adalah ingin naik haji dan bisa umroh. Sampai saat ini kedua harapan ini belum terealisasi karena saya masih "produksi".  Tapi saya bersyukur, Allah menghibur dengan cara lain. Bukan hanya berkunjung, saat ini saya tinggal di Jepang mengikuti suami tugas belajar. Allah Maha Kuasa, saya diberikan kesempatan hamil saat usia sudah kepala 4. Allah juga adil, di usia rawan hamil ini, saya cuti dari pekerjaan, sehingga saya bisa fokus pada kehamilan. Dan tidak berat menjalankanya.

3. Konsisten Membaca dan Menghafal Quran

Usia 40 tahun saatnya fokus memikirkan kehidupan yang abadi. Kematian adalah kepastian. Resolusi saya ingin menjadi pribadi yang lebih baik. Iman lebih baik, ketakwaan juga lebih baik. Saya juga berarap akhlak  ibadah, dan aqidah saya menjadi lebih baik. Komitmen saya bisa mengaji 1 juz perhari dan menghafal aquran.

Semoga ini bukan sebuah harapan yang terlalu muluk. Karena saya menyadari, kita hanya berusaha. Allah yang memampukan. Taqdir kita di tangan Allah. Saya memohon kepada Allah agar semakin bertambah usia saya, bertambah juga amalan saya. Sehingga ketika Allah memanggil saya, saya benar benar dalam keadaan khusnul khotimah. Menghadap Allah dalam limpahan keimanan.

Itulah harapan saya, semoga saya bisa istiqomah, konsisten dengan apa yang telah menjadi harapan dan berharap Allah mudahkan semua langkah dan prosesnya. Amin...

#Posttematik
#KEB

6.2.18

Ini Dia 6 Rahasia Sehat dan Panjang Umur Orang Jepang Yang Patut Kita Ketahui


yesielsandra.com. Orang Jepang terkenal panjang umur. Umur hidup orang Jepang rata rata mencapai 86 tahun. Tidak sedikit ada yang sampai berumur lebih dari 100 tahun. Saya sering melihat orang Jepang yang sudah sangat sepuh di supermarket, taman atau di dalam bis. Mereka masih melakukan aktifitas seperti biasa tanpa dibantu orang lain. Selain panjang umur, orang Jepang juga sehat sehat. Badanya langsing langsing.

Soal umur adalah rahasia Allah SWT. Tapi Allah juga memberi kita kesempatan berikhtiar. Ternyata panjang umurnya orang Jepang ini tidak terjadi secara kebetulan. Ada ikhtiar yang mereka lakukan. 

Apa sajakah yang dilakukan orang Jepang hingga bisa sehat dan panjang umur? Jawabanya ada di pola makan. Apa yang kita makan itu berkorelasi dengan kesehatan kita. Mari kita lihat apa saja yang biasanya dikonsumsi orang Jepang.

1. Orang Jepang Suka Makan Sayur.

Orang Jepang suka makan sayur mentah. Porsi sayur mereka lebih banyak dari lauk dan nasi. Berbeda ya dengan kebiasaan kita, yang lebih banyak porsi nasinya ketimbang sayurnya. Orang Jepang tidak khawatir makan sayur mentah karena petani di sana umumnya tidak menggunakan pestisida. Seperti banyak diketahui, sayur mengandung vitamin dan antioksidan. Sangat bagus untuk peremajaan sel kulit dan pencernaan.

2. Orang Jepang Lebih Suka Makan Ikan

Protein hewani yang banyak dikonsumsi orang Jepang adalah ikan. Ikan inipun kadang dimakan mentah. Kalaupun diolah, biasanya dibakar itupun hanya sebentar. Orang Jepang hanya mau makan ikan segar. Di supermarket atau di pasar tradisonal, jika ikan sudah tidak segar, mereka tidak mau menjual. Ikan mengandung omega 3 yang sangat baik untuk perkembangan otak. Ikan juga baik untuk tubuh dan melancarkan peredaran darah. Orang Jepang biasanya memakan protein hewani berdaging putih. Seperti ikan salmon, ikan tenggiri, kepiting, udang dan lain lain.

3. Orang Jepang Suka Makan Rumput Laut

Rumput laut merupakan makanan sehari hari orang Jepang. Biasanya dibuat onigiri atau untuk soup. Rumput laut sangat baik untuk pencernaan. Kaya akan kalium, kalsium dan mineral. Rumput laut juga mengandung anti oksidan yang bermanfaat untuk tubuh.

4. Orang Jepang Suka Minum Teh Hijau

Teh Hijau adalah minuman sehari hari orang Jepang. Diminum hangat tanpa gula.  Orang Jepang mengurangi makanan yang manis manis. Pantas mereka langsing langsing. Teh Hijau mengandung antioksidan yang dapat mempercepat metabolisme tubuh dan dapat juga menimbulkan efek relaksasi.

5. Orang Jepang Banyak Makan Protein Nabati

Selain protein nabati dari seafood, orang Jepang suka mengkonsumsi protein nabati seperti kacang kacangan. Orang  Jepang suka minum susu kedelai dan tahu. Olahan kedelai mengandung isoflavon yang baik untuk kesehatan hormon wanita.

6. Orang Jepang Suka Berjalan Kaki

Jangan bayangkan ada ojeg atau becak di Jepang. Orang Jepang lebih suka berjalan kaki atau naik sepeda ke supermarket atau ke tempat kerja. Berjalan kaki dan bersepeda sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Itulah 6 rahasia orang yang membuat mereka tetap sehat di hari tua dan memiliki umur yang panjang. Tidak sulit sebenarnya ya. Kita dapat menduplikasi jika ingin sehat dan umur panjang. Selamat mencoba.

sumber cover: http://www.patrickkeady.org