28.12.18

Salju Pertama Ryuzaki

Saya tidak menyangka bisa memiliki anak di Jepang. Ini pengalaman yang sangat menarik bagi keluarga kami. Alhamdulillah Ryu lahir pada akhir bulan Mei. Saat itu cuaca sedang bagus. Tidak dingin sekali dan tidak juga panas sekali.

Ryu lahir melalui operasi. Sejak kehamilan 19 Minggu saya didiagnosis dokter mengalami Placenta Previa. Sebuah kondisi dimana jalan lahir tertutup oleh Placenta.

Alhamdulillah Ryu lahir selamat, saat ini usianya memasuki bulan ketujuh.

Salju tahun ini terlambat datangnya dibanding tahun lalu yang datang pada awal bulan Desember. Ini adalah salju ketiga bagi kami. Tetapi bagi Ryu ini adalah salju pertamanya.

Saya bawa Ryu ke lapangan depan rumah yang penuh tertutup salju. Ini pasti pengalaman yang menarik baginya. Tidak sedikitpun dia menangis padahal suhu 1° di luar.

Kebetulan Ryu belum punya pakaian salju dan aksesoris salju lainya. Tapi tidak masalah, dengan menggunakan jaket tebal dan kupluk itu cukup menahan dinginnya salju.
Kami tidak lama bermain salju, hanya beberapa menit. Itu cukup untuk mengenalkan salju pertama kali. Alhamdulillah Ryu enjoi dengan salju pertamanya.

Kami kembali ke apato dan segera menghampiri Heather agar badan Ryu hangat kembali. Subhanallah semoga salju pertama ini memberi kekuatan bagi Ryu untuk menapaki kehidupannya kelak jika ingin kembali ke tanah kelahirannya ini.

Kanazawa, 28 Desember 2018
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment