20.1.19

Sasadango (笹団子), makanan tradisional Jepang

Nama makanan ini Sasa Dango (笹団子).
Makanan khas Jepang ini dibuat dari kacang merah yang dibungkus daun bambu. Sasa () artinya daun bambu dan Dango (団子) artinya semacam kue beras. Kami mengenal pertama kalinya dari postingan salah seorang permanen residen Indonesia di grup catering Halal FB di Kanazawa yang menawarkan pre order makanan ini setelah dari perjalanan beliau dari daerah sekitar Gifu/Toyama. Dari beberapa artikel tentang makanan ini, disebutkan makanan ini disebut khas juga daerah prefektur Niigata, termasuk juga sekitarnya yaitu Nagano, Toyama, Gifu.

Sejarahnya sasa dango ini adalah dari bagian makanan dari bahan beras yang dikhususkan untuk disimpan dalam beberapa hari karena akan dibawa dalam suatu perjalanan. Konon yang pertama membuat dari pasukan jenderal Uesugi Yoshinobu pada periode Edo, jaman baheula-nya Jepang tu.

Yang menarik cara orang Jepang menghargai dan mengemas hal-hal tradisional jadi kualitas layak jual dan premium. Kalau dari makanan ini selain dibungkus dua helai daun bambu, lalu diikat pakai ikatan macam daun ilalang yang disebut suge atau igusa. Terus disatukan dalam packing masing-masing lima buah. Baru dibungkus plastik yang terikat kuat.

Sasadango
Dan ternyata banyak lagi model makanan tradisional dari bahan asal beras atau ketan lain. Dan sekali lagi dilihat dari cara pengemasannya, juga dikemas dalam model satuan, artinya dibungkus satu-satu.
Yang biasa kami makan buat camilan ada namanya senbei dengan merk yang biasa yaitu Borinko


Secara umum, selain ramah lingkungan, tentu makanan ini aman bagi muslim untuk dikonsumsi. Namun perlu diperhatikan bahan campuran lainnya apa mengandung kandungan yang dilarang bagi muslim terutama mengandung babi dan sake (alkohol).

Lalu, bagaimana kami makan sasa dango ini?
Tak sampai lima menit makanan ini ludes disantap oleh anak-anak juga, alhamdulillah, he..he..
Tentu tetap berdoa Allahumma baariklanaa fii maa rozaqtanaa wa qinaa adzaaban naar. Aamiin.


Catatan :
Tulisan ini dikembangakan dari postingan FB si Abi :-).

Sumber tulisan :
http://jpninfo.com/27509
http://hiro-shio.blogspot.com/2010/05/sasa-dango-and-chimaki.html
https://japanese-products.blog/2018/10/01/sasa-dango/


Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment