7.9.19

Mengenal Postpartum Depression (PPD) - 2

Sebagai kelanjutan dari artikel sebelumnya di sini, berikut lanjutan untuk diagnosis dan pengobatannya.

Masih menurut situs Aladokter, diagnosis dan Pengobatan Postpartum Depression.

Tahap awal diagnosis postpartum depression sama seperti penyakit lain, yaitu dokter akan menanyakan gejala yang dirasakan penderita. Apabila dibutuhkan pasien akan menjalani serangkaian pemeriksaan guna mengetahui atau menghapus adanya kemungkinan penyakit lain, seperti gangguan hormon tiroid, atau anemia.

Jika pasien positif menderita PPD, dokter akan menentukan metode penanganan terbaik dengan mempertimbangkan tingkat keparahan kondisi dan kebutuhan pasien. Karena itu, tiap pasien akan menjalani penanganan yang berbeda-beda.

Terdapat 3 langkah utama dalam menangani PPD, yaitu penanganan di rumah, terapi psikologis, dan obat-obatan.
Berikut adalah penjelasan mendetail mengenai langkah-langkah tersebut.

Penanganan di rumah
Merawat bayi bukanlah tugas yang ringan, terutama bagi ibu baru. Sejumlah cara yang sebaiknya dilakukan sang ibu untuk menghadapinya meliputi:
Jangan segan untuk menceritakan kesulitan dan perasaaan pada pasangan, keluarga, atau teman agar mereka mengerti dan bisa membantu.
Tidak perlu sungkan atau gengsi untuk menerima atau meminta bantuan, misalnya untuk urusan dapur.
Beristirahatlah sebisanya, misalnya dengan meminta bantuan pasangan untuk bergantian menjaga bayi pada malam hari.

Luangkan waktu untuk diri sendiri agar bisa bersantai, contohnya mendengarkan musik, Rutin berolahraga. Olahraga ringan terbukti dapat memperbaiki mood.
Menerapkan pola makan yang sehat dan seimbang dan mengatur jadwal makan.
Hindari konsumsi minuman keras atau obat-obatan terlarang.

Terapi psikologis
Melalui terapi psikologis, sang ibu mungkin bisa menemukan cara tepat untuk menghadapi perasaan putus asa, mengatasi gangguan yang muncul, atau berpikir positif dalam situasi tertekan.

Obat-obatan
Bagi penderita PPD tingkat menengah dan parah, dokter akan menganjurkan konsumsi obat antidepresan. Obat ini akan meringankan gejala-gejala PPD sehingga pasien bisa kembali menjalani kegiatan sehari-hari secara normal.
Ibu yang pernah mengalami depresi juga mungkin disarankan menggunakan antidepresan meski hanya menderita PPD yang ringan.
Sebagian besar penderita PPD bisa sembuh secara total dengan langkah pengobatan yang sesuai kebutuhan. Dukungan pasangan dan keluarga juga tentu berperan sangat penting dalam membantu pasien mengatasi kondisi ini.
Jika kita mengalami kondisi ini segera konsultasikan ke dokter atau psikolog. Jika teman kita yang mengalaminya, berempatilah, jangan menghakimi. Menjadi pendengar yang baik atas segala persoalanya dan membantu mencari jalan keluar adalah jalan terbaik.

Repost FB Wall, tgl 7 September 2019
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment