27.9.19

Semua Anak Cemerlang

Melihat anak orang bisa begini begitu, juara kelas, rangking 3 besar, jago hafal Qur'an, jago matermatika fisika kimia, dapat beasiswa, menang olimpiade ini itu, lulus PTN, sekolah ke luar negeri dan semua itu terpapar di medsos, membuat sebagian nyali emak menciut. Sebagian emak menelan ludahnya sambil ingat anaknya yang biasa biasa saja.
Kadang emak menjerit lirih, kenapa anak emak tidak seperti anak temannya, selalu juara, membanggakan dan membuat harum nama keluarga.
Ingin juga emak punya anak seperti orang orang di Facebook, Instagram. Ada yang posting anaknya dengan piala, ada juga yang posting anaknya juara.

Ah emak baper deh.....
Jangan gitu Mak. Anak emak hebat kok, anak emak juga pintar, anak emak juga bintang, semua anak kita cemerlang Mak.....
Emak tau lampu (ye..pasti tau lah), maksudnya penemu bola lampu?. Emak bener, yup itu dia Thomas Alva Edison.

Tau nggak Mak, waktu di sekolah Thomas kecil dikirimi surat oleh gurunya yang berisi pesan yang sangat menyayat hati. Jangankan untuk bisa juara, untuk menangkap pelajaran saja menurut guru Thomas tidak bisa. Thomas dikatakan disability dan terpaksa dikeluarkan dari sekolah. Hati emak mana yang tidak teriris divonis memiliki anak bodoh.

Thomas akhirnya benar benar keluar dari sekolah alias DO sebelum ijazah SD dia dapatkan. Tapi Thomas memiliki seorang ibu yang sangat baik, seorang ibu yang sangat terbuka, seorang ibu yang sangat bijaksana, seorang ibu yang mengerti arti mendidik dan melejitkan potensi unggul anaknya.

Dia percaya diri mendidik Thomas kecil. Sang ibu tidak memarahi Thomas, tidak membebani Thomas dengan angka angka. Dia gali bakat Thomas, ia pupuk potensi unggulnya, hingga Thomas menjadi ahli di bidangnya. Namanya cemerlang seterang sinar lampu yang menjadi temuanya.



Siapa bilang anak cerdas itu melulu soal angka angka, juara dan piala. Percayalah Mak, anak kita semau pintar, anak kita semua hebat, anak kita semau juara, anak kita semua cemerlang di bidangnya masing masing.

Yuk cari tahu potensi unggul anak kita dimana.

#gumam_uni_yesi

Salam hangat dari Jepang
Yesi Elsandra
Reaksi:

1 comment:

  1. Melihat anakku, yang penting kalian bahagia sesuai petunjuk Tuhan, Kelebihan yang dianggap manusia lain anggap saja Bonus

    ReplyDelete