4.11.19

Menimbang Sekolah



Semalam kami sedikit cerita-cerita tentang sekolah dengan teman yang datang dari Padang. Sekolah anak kami dulu uang masuk dan SPP-nya tambah tinggi. Waktu itu anak kami baru 2 orang sekolah di situ.

Diam-diam saya menghitung 4 orang anak kami yang insya Allah tahun depan akan pindah. Wow rasanya ngak sanggup bayar SPP-nya setiap bulan. Gaji pokok ayahnya yang dosen ASN rasanya tidak cukup untuk bayar SPP mereka di sekolah itu.

Tiba-tiba saya ingat nasehat ustadz yang datang dari Jakarta beberapa bulan lalu. Katanya, biaya sekolah itu memang mahal. Buat gedung itu mahal, belum lagi biaya operasionalnya. Jadi bukan SPP-nya yang mahal, tapi kitanya yang masih miskin.
Makanya kerja keras (lagi), minta sama Allah dimudahkan rezekinya.
Begitu katanya, ger...banyak hadirin yang tertawa dibilang miskin. Mungkin mentertawakan diri sendiri yang merasa berat membayar uang masuk dan SPP sekolah swasta.

Ups, benar juga ya. Kalau mau murah dan gratis ada. Masukkan anak kita sekolah negeri. Tapi kalau mau kualitas yang lebih baik tentu harus ada pengorbanan kita sebagai orang tua. Harus mau bayar SPP lebih, harus mau ikut aturan sekolah dll.

Apapun hitungan manusia, matematika Allah selalu ajaib.
Menuntut ilmu adalah jihad bagi anak-anak kita.
Kadang kita pikir kita tidak mampu, Allah pasti akan mampukan diluar batas logika kita.
Banyak-banyak berdoa ya, nak. Semoga Allah mampukan kita bersama menuntut ilmu dan mendapatkan pendidikan yang terbaik.

#gumam_uni_yesi

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment