6.12.19

Mengapa Umumnya Suami Tampak Cuek?

Kadang istri memandang suaminya adalah orang yang cuek, irit bicara dan tidak fokus. Hal ini sering menimbulkan kesalahphaman, prasangka negatif yang akhirnya kadang berujung pertengkaran.

Padahal sebenarnya tidak ada masalah dengan suaminya. Laki-laki itu dari sononya begitu. Dia beda dalam banyak hal dengan perempuan. Hormonnya beda, otaknya beda, fisiknya beda bahkan kualitas matanya saja bisa beda.

Jadi jangan buru-buru menyalahi suami jika dia tidak seperti yang kita harapkan. Tapi turunkanlah standar harapan kita padanya agar kita tidak kehilangan kewarasan.



Menurut dr. Aisyah Dahlan, perempuan bisa mengeluarkan kata lebih dari 20.000 kata per hari, sedangkan laki-laki hanya sekitar 7.000. Jadi jangan salahkan suami kita jika kita sudah mengebu gebu semangat 45 bercerita, suami cuma bilang “oh” atau “hm”. Selain itu matanya juga tidak fokus memandang kita, tambah kesal kita karena merasa dicuekin.

Hal ini terjadi karena laki laki-laki sudut pandang matanya sempit. Kornea dan Retina matanya memanjang lurus tidak bisa melebar. Hal ini menyebabkan terkadang susah mencari barang.

Perempuan sudut pandangnya luas karena Kornea dan Retinanya melebar. Jadi wajar saja suami tampak tidak fokus. Itu juga yang menyebabkan laki-laki tidak suka melihat-lihat barang di supermarket dan memperhatikan dengan serius dan jeli. Kalau perempuan sebaliknya, walaupun tidak beli, perempuan senang memanjakan matanya melihat ini itu atau window shopping.

Masih menurut dr. Aisyah Dahlan, otak tengah perempuan lebih tebal 30%. Hal menyebabkan perempuan bisa mengerjakan banyak pekerjaan dalam satu waktu. Sedangkan laki-laki sebaliknya, sehingga ia lebih fokus hanya pada satu pekerjaan. Saat fokus pendengarannya berkurang.

Jadi jangan lekas marah kalau suami tidak mendengar saat kita memanggil, mungkin ia sedang fokus.
Sudah dari sononya laki laki dan perempuan berbeda, kebutuhan ASI nya saja berbeda.

Sepanjang kita sama-sama bisa saling memahami dan fokus pada kelebihan pasangan saja, insya Allah kita akan bisa melewati perjalanan biduk rumah tangga diantara begitu banyaknya perbedaan.

#gumam_uni_yesi


Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment