1.12.19

Puncak Ilmu Parenting


Salah satu topik yang selalu menarik adalah parenting. Berasal dari kata parent atau orang tua. Secara ringkas ilmu parenting boleh dikatakan sebagai proses interaksi atau pola asuh antara orang tua dan anaknya.

Setiap orang tua pasti menginginkan anak sukses dalam segala hal. Sekolah pintar, selalu juara, sekolah di tempat favorit, tidak peduli berapapun biayanya. Orang tua akan banting tulang, kerja siang malam, bahkan ada yang sampai korupsi, yang penting anak bisa mendapatkan sekolah yang bergengsi, yang terbaik, yang paling top.

Setelah itu orang tua pasti ingin anaknya bisa bekerja di tempat yang terbaik. Bahkan ada orang tua yang mewajibkan anaknya harus jadi PNS, biar nanti ada pensiun. Tidak peduli bagaimanapun caranya, jika perlu disogok, yang penting anaknya jadi pegawai kantoran.

Tidak cukup hanya anak pintar, sekolah bagus dan pekerjaan keren saja yang menjadi harapan orang tua. Seluruh orang tua, tidak terkecuali, pasti ingin juga anaknya menjadi anak yang sholeh, baik dan penurut. Lengkap sudah harapan orang tua. Orang tua mana yang tidak menginginkan anak seperti itu, sudahlah baik, pintar, tampan, sholeh pula. Bungkus....


Masya Allah, seberapa besarpun usaha kita agar anak seperti di atas maka itu tidak akan terwujud tanpa ijin Allah SWT. Begitupun sebaliknya walaupun anak tidak mendapatkan sentuhan kita, jika Allah berkehendak ia menjadi anak pintar dan sholeh maka ia akan menjadi pintar dan sholeh.

Berapa banyak kita membaca anak yang terlahir dalam keterbatasan ekonomi orang tuanya tapi sukses kuliahnya. Anak yang prihatin hidupnya tapi bisa kuliah hingga doktoral. Mereka tidak saja sukses secara akademik, tapi juga memiliki tingkat kesholehan yang yang diinginkan semua orang tua. Begitupun sebaliknya, berapa banyak anak pejabat, pengusaha kaya raya tapi memiliki anak-anak yang bermasalah dalam studinya juga spiritualnya.

Ada satu hal yang kita lupa. Inti dari ilmu parenting bukan pada kehebatan orang tua, bukan pula pada banyaknya teori parenting yang dikuasai orang tua. Inti dari parenting ada pada kontinuitas doa orang tua yang sholeh. Kita berharap anak pintar dan sholeh, kita usahakan mati-matian dengan berbagai materi, tapi kita lupa mendoakannya, kita lupa menghadirkan anak-anak itu dalam doa-doa di sepertiga malam.

Kita tidak bisa menjaga dan mendampingi anak 24 jam.
Atmosfir yang melingkupi anak kita tidak saja keluarga, dia memiliki teman yang bisa dipengaruhi atau mempengaruhi value yang dibawa dari rumah.
Maka mendoakan anak siang dan malam, adalah benteng terkuat yang mesti kita miliki.
Sebut nama anak kita satu persatu, hadirkan wajahnya, sampaikan harapan kita pada Allah terhadapnya.

Sedangkan puncak dari ilmu parenting adalah memantaskan diri agar doa kita diterima Allah SWT. Pantaskan diri kita agar Allah berkenan mengabulkan doa kita, yaitu memiliki anak yang pintar, sehat dan sholeh.

Setelah itu kita berserah diri, tawakal. Anak itu milik Allah, setelah kita berikhtiar dan berdoa, serahkan ia kembali pada Allah.

#gumam_uni_yesi

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment