15.1.20

Subsidi Atas Kenaikan Pajak Ala Jepang


Sejak 1 Oktober 2019, pemerintah Jepang menaikan tarif pajak konsumsi dari 8% menjadi 10%. Sosialisasi kenaikan pajak ini kurang lebih dilakukan selama 1 tahun.

Tidak tampak demo besar-besaran dari masyarakat khususnya mahasiswa atas kenaikan pajak ini. Mungkin karena sosialisasi yang telah lama dilakukan.

Karena kenaikan pajak ini, pemerintah Kota Kanazawa memberi subsidi berupa lembaran kupon. Kupon ini disediakan di tempat-tempat tertentu.

Kupon ini bisa menjadi alat transaksi diberbagai supermarket. Nilainya per lembar ¥500yang dapat kita beli dengan harga ¥400Jadi kita disubsidi sebesar ¥100. Semakin banyak kupon yang kita beli, maka semakin banyak kita mendapatkan subsidi.

Pajak bagi pemerintah Jepang adalah nafas kehidupannya. Tidak heran berbagai fasilitas tersedia karena pajak yang telah dibayarkan masyarakatnya.


Sistem informasi kependudukan yang telah terintegrasi memungkinkan pemerintah dengan mudah dapat memungut pajak. Setiap orang yang bekerja akan terekam jejak karier, dan penghasilannya.

Semakin besar penghasilan tentu pajak yang dibayar juga semakin besar. Beruntunglah mahasiswa asing yang sekolah di sini mendapat keringanan pajak.

Mengenai pajak, anak kami yang sekolah dasar menjelaskan dengan sangat detai bagaimana proses pemungutan pajak dan kemana pajak itu digunakan. Saya pikir ini hal yang positif.

Pemerintah perlu memberikan edukasi kepada masyarakat sejak dini akan pentingnya membayar pajak. Jika pajak itu tidak dikorupsi, peruntukannya jelas dan merata, saya yakin, Indonesia akan sejahtera.


Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment