13.2.20

Bersyukurlah Ibu Rumah Tangga

Teman-teman boleh setuju atau tidak, setelah lebih kurang 3 tahun “hanya” sebagai ibu rumahan, saya berani mengatakan kepada teman-teman, bahwa tidak ada profesi yang paling menentramkan jiwa raga bagi seorang ibu selain menjadi ibu rumah tangga, syarat dan ketentuan berlaku.

Apa aja syaratnya?

1. Kebutuhan ekonomi tercukupi.
Tidak harus banyak, yang penting cukup untuk memenuhi segala kebutuhan rumah tangga, keperluan sekolah anak, dan sejumlah tabungan.

2. Istri memiliki rekening dan ATM sendiri.
Suami rutin mentransfer sebagian besar pemasukannya ke rekening istri. Sehingga istri tidak perlu minta-minta uang untuk belanja kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan pribadinya.

3. Berbagi peran.
Walau istri “hanya” ibu rumah tangga, bukan berarti seluruh urusan domestik dikerjakan semua oleh istri. Ada sharing tugas antara suami dan istri. Misal, istri memasak, suami menyapu. Istri menyusui anak, suami buang sampah. Istri cuci piring, suami mendampingi anak belajar dsb.



4. Istri memiliki akses informasi tanpa gangguan.
Informasi adalah hal penting di zaman modern ini. Kapan saja istri membutuhkan, ia dapat mencari informasi tanpa harus kehabisan quota internet, termasuk perangkat telekomunikasi lainnya.

5. Istri memiliki akses belajar dan mengajar.
Istri diberi kesempatan menuntut ilmu, khususnya belajar mengenai hal-hal yang berkaitan dengan tugasnya sebagai istri dan ibu. Media belajar saat ini sangat luas, baik offline maupun online.

6. Istri diberi keleluasaan berkarya.
Walau hanya di rumah, bukan berarti istri tidak bisa berkarya dan bermanfaat untuk orang lain.

7. Istri memiliki komunitas
Bergabung dengan komunitas memberikan pencerahan bagi istri dan meningkatkan wawasannya.

8. Istri dapat menyalurkan hobinya.
Jika hobi tersalurkan maka bahagia akan didapatkan. Menyalurkan hobi juga dapat menghilangkan kejenuhan. Fasilitasi istri agar dapat menyalurkan hobinya.

9. Istri dapat terus berkumpul bersama keluarga dan sahabatnya.
Ini yang paling penting. Jangan sampai setelah menjadi istri dan ibu, kita tidak pernah keluar, tidak memiliki waktu berkumpul dengan keluarga dan teman-teman.

Fasilitasi istri untuk mendapatkan semuanya ini.
Agar ia tetap merasakan menjadi manusia yang dihargai dan bermanfaat untuk orang lain.
Dijamin ia akan tetap waras dan bersyukur menjadi “hanya” ibu rumah tangga.
 
#gumam_uni_yesi
#baladaemakikatandinas


Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment