14.3.20

Manfaatkan Sampah Rumah Tangga Untuk Membuat Eco Enzyme yang Ramah Lingkungan


Sekitar tahun 1999 atau 2000 saya pernah menjadi panitia seminar nasional yang mengangkat tema SAVE THE EARTH yang diadakan di aula Mesjid Salman ITB. Sejak saat itu minat saya pada pelestarian lingkungan dan merawat bumi mulai tumbuh.

Saya merasa terpanggil untuk ikut merawat dan menjaga bumi, dan berusaha bertahap menjadikan sustainable living sebagai gaya hidup wujud tanggung jawab kita bersama kepada bumi.

Semalam dapat ilmu dari Gemar Rapi bagaimana membuat Eco Enzyme, yaitu sebuah larutan zat organik kompleks yang diolah dari proses permentasi sisa organik, gula dan air yang Multi manfaat.
Saya membuat Eco Enzyme dari sisa kulit jeruk yang buahnya kami makan siang tadi. Banyak manfaat dari Eco Enzyme, diantaranya sebagai pengganti deterjen, pembersih serba guna, pupuk alami, pengusir hama, dan tentunya ramah lingkungan.



Setiap rumah tangga dapat memproduksi Eco Enzyme karena proses pembuatannya yang sederhana dari bahan organik hasil sampah pribadi atau rumah tangga. Perbandingannya 10:3:1 yaitu 10 air, 3 sampah organik, dan 1 gula. Saya membuat menggunakan 1000ml air + 300ml kulit jeruk dan 100ml gula pasir.

Eco Enzyme dapat kita panen setelah 3 bulan. Setiap hari kita mesti membuka tutup botol untuk mengeluarkan gasnya. Ho ho ada kerjaan baru tiap hari.

Yuk secara bertahap kita beralih ke produk ramah lingkungan dan menjadikan sustainable living sebagai gaya hidup. ❤️❤️❤️


#tantangan1GP



Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment